Pemko Palangka Raya Kembali Kirim Penerima Beasiswa ke Politeknik Industri Furniture

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemko Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang industri furnitur dan pengolahan kayu.
Melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal, Jawa Tengah, Pemko Palangka Raya kembali mengirimkan enam mahasiswa penerima beasiswa untuk angkatan kedua tahun akademik 2025/2026.
Program beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemko Palangka Raya dengan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal, yang berada di bawah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Beasiswa mencakup biaya kuliah penuh selama enam semester, uang saku, serta tempat tinggal yang dikoordinasikan melalui pihak politeknik.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal SP MSi menyampaikan, bahwa program ini menjadi bentuk nyata perhatian Wali Kota Palangka Raya terhadap pengembangan SDM dan industri unggulan daerah, khususnya industri berbahan dasar kayu seperti furnitur dan interior.
“Setelah mereka lulus kuliah di sana, mereka sudah siap kerja. Bahkan beberapa sudah mendapatkan tawaran dari industri sebelum menyelesaikan studi,” ujarnya, kemarin.
“Untuk angkatan pertama tahun lalu, ada 24 mahasiswa yang kami kirim. Sementara angkatan kedua terdiri dari enam orang. 24 mahasiswa tersebut mengambil jurusan Teknik Produksi Furnitur, dengan penyaluran beasiswa melalui Disperindag,” ujarnya, kemarin.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan non Formal Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Yunalis SPd MM, menambahkan, untuk angkatan kedua, dari 6 mahasiswa yang diberangkatkan pada 2025, mengambil dua jurusan, yakni Desain Furnitur dan Manajemen Bisnis Furnitur, dengan penyaluran dana melalui Dinas Pendidikan Palangka Raya.
“Beasiswa ini sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Kota Palangka Raya, mencakup biaya kuliah, asrama, uang saku, hingga perlengkapan pendidikan. Seluruh dana disalurkan langsung melalui pihak politeknik sesuai mekanisme PKS,” katanya.
Proses seleksi mahasiswa penerima beasiswa dilakukan terbuka dan transparan. Calon peserta wajib memenuhi beberapa persyaratan seperti memiliki KTP Kota Palangka Raya, lulusan SMA/SMK/MA dari sekolah yang berlokasi di Palangka Raya, memiliki surat keterangan tidak buta warna dari rumah sakit dan berkelakuan baik.
Untuk tahapan seleksi mencakup tes tertulis, wawancara, serta psikotes, yang dilaksanakan langsung oleh tim dari Politeknik Industri Furnitur Kendal.
“Kita tidak bisa memaksakan peserta yang tidak sesuai minat dan kemampuan. Kalau dipaksakan, mereka bisa berhenti di tengah jalan, jika begitu, maka wajib mengembalikan biaya beasiswa,” tegasnya.
“Seleksi dilakukan secara objektif oleh pihak politeknik. Kami tidak melakukan intervensi. Hal ini agar anak-anak yang terpilih benar-benar sesuai minat dan kemampuan, sehingga tidak ada yang gagal di tengah jalan,” tandasnya.(top)
EDITOR: TOPAN



