Sempat Dilaporkan Hilang, Kakek Tewas Mengapung

Sempat Dilaporkan
Tim ERP ketika mengevakuasi jenazah yang ditemukan di Jalan Manduhara, Jumat (31/12/2021) pagi. FOTO: OIQ

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Sempat dilaporkan hilang, kakek tewas mengapung. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Manduhara, Kelurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, pada Jumay (31/12/2021)i sekitar pukul 10.00 WIB.

Pria lanjut usia berinisial GS itu ditemukan di sebuah lokasi yang dulunya bekas penggalian pasir. Kakek berusia 71 tahun itu ditemukan oleh warga sekitar yang ketika itu bermaksud mandi di sekitaran lokasi ditemukan mayat itu.

“Kami habis pasang tenda untuk acara gereja di Jalan Batu Ampar. Biasanya kami sering mandi di sini dan waktu kami mau mandi tidak sengaja terlihat jasad bapak ini. Kemudian kami inisiatif melaporkan ke polisi,” kata Arianto kepada awak media.

Sementara itu, Lurah Kereng Bangkirai, Fitriyaturrahman mengaku, jika sebelumnya dia menerima laporan terkait adanya anggota keluarga dari warganya yang menghilang sejak pagi hari.

“Jadi memang dari kemarin pagi, kita sudah mendapat informasi dari pihak keluarga. Bahwa yang bersangkutan ini keluar dari rumah dan tidak kunjung balik,” ucapnya.

Baca Juga:  Sosialisasi Rekruitmen Prajurit TNI Unggulan Bidang Cyber

Dijelaskannya, dari keterangan keluarga, korban tersebut memiliki riwayat penyakit pikun. Sehingga meminta bantuan pihak kelurahan untuk mencari keberadaan korban.

“Karena beliau ini dianggap sudah pikun, oleh karena itu ada kekhawatiran dari pihak keluarga,” ucapnya.

Diwaktu yang sama, Kanitreskrim Polsek Sebangau, Ipda Yudi membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Benar tadi kita menerima adanya laporan dari warga, bahwa ditemukan adanya mayat yang meninggal mengapung di lokasi bekas kerukan,” ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat tercebur ke dalam air. Pasalnya, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Dugaan sementara korban ini meninggal akibat tercebur. Karena kan lokasi ini airnya naik ya akibat hujan yang terjadi beberapa hari dan kondisi jalannya pun licin,” bebernya. (oiq)