Omicron Sudah Masuk Negara Tetangga, Binda Kalteng Semakin Gencar Vaksinasi Warga Kalteng

vaksinasi
VAKSINASI : Binda Kalteng melanjutkan vaksinasi di 5 daerah yaitu Kota Palangka Raya, Barito Utara, Barito Timur, Kapuas dan Pulang Pisau dengan total sasaran 1.250 sasaran, Rabu (8/12/2021).

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Varian baru Virus Covid-19 yaitu B.1.1.529 atau Omicron sudah terdeteksi di tiga negara tetangga Indonesia yaitu Singapura, Malaysia dan Australia.

Perkembangan tersebut mendorong Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalteng untuk semakin gencar mengejar target vaksinasi nasional hingga 70 persen.

Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalteng, Brigjen TNI Sinyo mengatakan, WHO telah menetapkan varian Omicron sebagai varian yang menyebabkan peningkatan penularan dan kematian. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan potensi munculnya gelombang ketiga Covid-19 dengan tetap melaksanakan Prokes.

“Mengantisipasi perkembangan situasi nasional dan global terkait Pandemi Covid-19, BIN telah diperintahkan oleh Presiden RI untuk melaksanakan berbagai upaya pencegahan munculnya gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia,” katanya.

Berita Terkait…..

“Salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi pelajar dan vaksinasi secara door to door atau rumah ke rumah. Hari ini (8/12/2021) Binda Kalteng melanjutkan vaksinasi di 5 daerah yaitu Kota Palangka Raya, Barito Utara, Barito Timur, Kapuas dan Pulang Pisau dengan total sasaran 1.250 sasaran,” imbunya.

Baca Juga:  Musim Mas Group Laksanakan Pasar Murah Minyak Goreng

Secara umum Binda Kalteng memiliki target vaksinasi Covid-19 terhadap sekitar 42 ribu orang selama periode November – Desember 2021. Target tersebut diperkirakan akan segera tercapai karena sampai dengan Senin (07/12), Binda Kalteng telah berhasil memvaksin 40.313 orang.

Sinyo optimis Binda Kalteng mampu mencapai target vaksinasi terhadap 42 ribu jiwa yang ditargetkan pemerintah pusat demi mendukung tercapainya target vaksinasi nasional sebesar 70 persen dari penduduk.

“Pihaknya siap bila ada arahan untuk melanjutkan program vaksinasi lanjutan karena berdasarkan pantauan lapangan, masih banyak pelajar dan warga di pedalaman maupun di pusat Kota di kalteng yang antusias terhadap program vaksinasi,” pungkasnya. (hms)