PANDEMIUtama

Kota Terapkan PPKM Level IV, Semua Kabupaten Level III

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng harus menarik rem darurat untuk mengendalikan penularan Covid-19. Langkah ini di ambil semata-mata untuk keselamatan masyarakat dan mencegah makin banyaknya angka kematian akibat Covid-19.

Mengingat beberapa pekan terakhir kasus penularan wabah mematikan ini belum menunjukkan penurunan, baik itu angka terkonfirmasi positif maupun meninggal dunia.

Melihat kondisi ini, pada 2 Agustus Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Kalteng Nomor : 180.17/163/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level IV dan Level III serta Optimalisasi Posko Penanganan Covid-19 Tingkat desa dan Kelurahan di Wilayah Kalteng.

Dengan di berlakukannya PPKM level IV di Kota Palangka Raya, maka posko-posko di wilayah perbatasan kota akan di jaga lagi oleh petugas.

Kota Palangka Raya Melaksanakan
PPKM Level IV

Pelaku perjalanan yang boleh keluar atau masuk wilayah Kota Palangka Raya harus betul betul memiliki kepentingan yang urgen dan wajib memenuhi persyaratan yang di berlakukan.

Salah satunya punya dokumen kesehatan negatif Covid-19. “Saya selaku Gubernur Kalteng meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak kebijakan ini,” kata Sugianto saat menyampaikan pers rilis di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (3/8).

Orang nomor satu di Kalteng ini menyebut, meskipun pahit, tapi kebijakan ini harus di ambil karena merupakan cara yang paling tepat untuk mengendalikan penularan Covid-19.

Dalam instruksi itu, Pemprov Kalteng menetapkan Kota Palangka Raya melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV, sedangkan 13 kabupaten lainnya menerapkan PPKM level III. Pelaksanaannya hingga dua minggu ke depan.

“Saya imbau kepada seluruh pemangku kepentingan khususnya para bupati dan wali kota agar melaksanakan instruksi tersebut dengan sebaik-baiknya,” ucap gubernur.

Di jelaskannya, PPKM level IV khusus di terapkan untuk Kota Palangka
Raya karena di dasarkan pada pertimbangan indikator yang ada. Pihaknya juga menyarankan agar kabupaten dengan indikator yang
kurang baik (angka pertumbuhan kasus dan angka kematian yang
tinggi) agar menerapkan juga PPKM level IV.

“Ini di lakukan semata-mata untuk melindungi dan menyelamatkan
masyarakat Kalteng,” tegasnya. Dengan demikian, pihaknya meminta kepada bupati dan walikota se-Kalteng agar melaksanakan penguatan 3T (testing, tracing, dan treatment) serta membuat laporan apa adanya sesuai fakta di lapangan.

1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button