PANDEMIUtama

PPKM Darurat Hari Ini Berakhir, Mungkinkah Diperpanjang Lagi?

Angka Kematian Terus Tinggi
Dan Bahkan Meningkat

Pertama, ada kemungkinan pasien meninggal bertambah. Kemudian, beban rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) bakal semakin berat. Ketiga, kasus yang naik pada akhirnya akan tetap berdampak terhadap roda ekonomi.

”Jangan sampai pelonggaran di berikan karena alasan ekonomi, lalu situasi epidemiologi memburuk, maka dampak ekonominya malah bukan tidak mungkin jadi lebih berat lagi,” kata Yoga. Namun, beberapa penyesuaian bisa saja di lakukan.

Misalnya, sektor formal yang karyawannya menerima gaji bulanan tetap di minta bekerja dari rumah dulu selama dua minggu ke depan.

Sementara itu, sektor informal seperti pedagang kecil, UMKM, buruh, dan pekerja harian bisa mulai di longgarkan. ”Asal di jaga jangan ada yang kontak dekat langsung dengan pelanggan atau menimbulkan kerumunan,” jelasnya.

Selain itu, sangat penting memberikan bantuan sosial pada sektor yang paling terdampak pandemi. Pemerintah juga bisa mencari penyesuaian-penyesuaian lain yang tidak mengorbankan sisi pengendalian pandemi.

Yoga mengingatkan bahwa angka kematian terus tinggi dan bahkan meningkat. Sudah lebih dari 1.500 orang sehari dengan PPKM sekarang ini.

Tentu perlu di antisipasi kemungkinan kenaikan angka kematian lagi kalau PPKM di longgarkan. Selain itu, dia menyebut angka kepositifan dalam beberapa hari terakhir masih sekitar 25 persen.

Bahkan, jika berdasar PCR, angkanya bisa lebih dari 40 persen. ”Kita juga berhadapan dengan varian Delta yang angka reproduksinya dapat sampai 5,0–8,0. Artinya, potensi penularan di masyarakat masih amat tinggi sehingga pembatasan sosial masih amat di perlukan,” ucapnya. (tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button