PENDIDIKANUNIVERSITAS PALANGKA RAYA

Tim Dosen UPR Sosialisasi Pelatihan dan Hibah Alat Inovasi Biochar Bersama Kelompok Tani Suka Maju

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Universitas Palangka Raya (UPR) melalui tim dosen dan mahasiswa menggelar rangkaian Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama Kelompok Tani Suka Maju, Kecamatan Habaring Hurung, Kota Palangka Raya, belum lama ini.

Program tersebut berfokus pada sosialisasi, pelatihan, demonstrasi pembuatan biochar serta pemanfaatannya pada tanaman, sekaligus hibah alat inovasi pirolisis sederhana kepada mitra, yang dipimpin oleh Efriyana Oksal (Dosen Program Studi Kimia), berkolaborasi dengan Yanetri Asi Nion (Dosen Fakultas Pertanian) dan Abdul Hadjranul Fatah (Dosen Pendidikan Kimia, FKIP UPR).

Kegiatan ini turut melibatkan Azmi Malya Zaki, Alvin Sienna Atviaputra, dan Ahmad Rifai Hasibuan (mahasiswa) sebagai bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang mendorong penguatan keterampilan teknis dan sosial mahasiswa di lapangan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim dosen memberikan sosialisasi mengenai biochar, yang sejatinya telah dikenal masyarakat dengan istilah arang, hasil dari pembakaran tidak sempurna limbah biomassa pascapanen.

Ketua tim pelaksana Efriyana Oksal menjelaskan bahwa Biochar berfungsi memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kesuburan lahan. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi dan pelatihan penggunaan alat pirolisis sederhana, inovasi yang memanfaatkan limbah oli bekas dan minyak goreng bekas sebagai sumber api, sehingga lebih ekonomis.

“Alat modifikasi ini dirancang agar mudah digunakan petani dan mampu mengolah berbagai limbah biomassa menjadi biochar,” ucapnya.

Pihaknya juga mempernalkam konsep Biochar Plus, yaitu biochar yang diperkaya dengan bahan organik atau pupuk hayati.

“Biochar Plus tidak hanya mampu memperbaiki struktur tanah, tetapi juga meningkatkan ketersediaan unsur hara, daya ikat air, serta mendukung aktivitas mikroorganisme. Hal ini berdampak positif pada pertumbuhan akar, batang, daun, hingga buah tanaman,” ujarnya.

Kendati demikian, ia berharap agar peralatan tersebut dapat digunakan secara bersama-sama untuk mendukung aktivitas kelompok tani. “Semoga alat ini bisa membantu mitra dalam mengolah limbah pertanian menjadi biochar yang bermanfaat bagi peningkatan produktivitas lahan,” pungkasnya. (Ina)

EDITOR: TOPAN

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button