M Syauqie: Penerbangan Baru Yogyakarta-Palangka Raya Jadi Langkah Strategis Majukan Konektivitas dan Pariwisata Kalteng

JAKARTA, Kalteng.co – Anggota Komisi V DPR RI, dari Fraksi PAN, Muhammad Syauqie, S.Hut., memberikan apresiasi atas pembukaan rute penerbangan langsung Yogyakarta International Airport (YIA) menuju Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Menurutnya, langkah ini merupakan strategi penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kalimantan Tengah.
“Pembukaan rute ini menunjukkan komitmen kita untuk meningkatkan aksesibilitas Kalimantan Tengah dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Konektivitas yang semakin baik tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang baru bagi sektor pariwisata, investasi, dan perdagangan,” ujar Syauqie saat dimintai tanggapannya oleh Kalteng.co, Sabtu (23/11/2024).
Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi transportasi, infrastruktur, dan perhubungan, Syauqie menilai, bahwa langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan transportasi udara yang aman, nyaman, dan efisien. Ia juga menyoroti potensi Kalimantan Tengah sebagai destinasi wisata unggulan yang perlu terus dipromosikan.
“Kehadiran maskapai Super Air Jet dengan rute Yogyakarta-Palangka Raya adalah bukti bahwa Kalimantan Tengah semakin diperhitungkan sebagai destinasi wisata dan pusat bisnis. Saya berharap masyarakat lokal dapat memanfaatkan peluang ini untuk mempromosikan budaya Dayak dan potensi alam kita yang luar biasa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Syauqie mendorong semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku industri, untuk bersinergi dalam memanfaatkan kehadiran rute baru ini. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan dan keamanan transportasi udara agar kepercayaan masyarakat dan wisatawan terus meningkat.
“Ini bukan sekadar soal membuka rute baru, tetapi bagaimana kita bisa memastikan keberlanjutan layanan ini melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan manajemen bandara. Dengan demikian, Kalimantan Tengah dapat benar-benar menjadi hub strategis di wilayah tengah Indonesia,” tutup Syauqie. (pra)
EDITOR : TOPAN



