Pulang Pisau

Penerapan Teknologi Baru Biotani di Lahan Food Estate, Hasilnya: Panen Melimpah dan Ramah Lingkungan

PULANG PISAU, Kalteng.co– Sektor pertanian memiliki peran dalam perkembangan ekonomi di Indonesia. Pertanian sebagai sektor penghasil bahan pangan, sebagai sumber tenaga kerja dan sebagai salah satu penghasil sumber devisa negara.

Dalam rangka membantu pemerintah dalam peningkatkan hasil pertanian di daerah Food Estate, Biota Group telah melakukan pembinaan Demplot (lahan percontohan) di desa Sangang Kabupaten Pulang Pisau.

Hasil dari pembinaan tersebut dapat menghasilkan panen padi 7 ton per hektare. Keberhasilan tersebut di tandai dengan panen perdana hasil dari penerapan teknologi Biotani yang murah, ramah lingkungan dan mampu menghasilkan panen berlipat ganda, hingga 40 sampai dengan 100 persen di bandingkan sistem pertanian sebelumnya.

Pada panen perdana tersebut di hadiri langsung oleh manajer wilayah Biota Group wilayah Kalimantan tengah Heru Sanjaya. Dan juga di saksikan pejabat pemerintah setempat dan HKTI Provinsi Kalteng. Keberhasilan panen tersebut salah satunya tidak lepas dari Varietas padi yang di miliki oleh Biota Group, yaitu Varietas Nutrizinc dan Inpara 3. Ini merupakan padi Inbrida yang di tanam di lahan sawah yang di kembangkan dari satu tanaman melalui penyerbukan sendiri. Sehingga memiliki tingkat kemurnian atau homozigositas yang tinggi, dan peningkatan hasil panen yang berlipat.

Cukup Mengunakan Pupuk Kimia 50 Persen


Sunanwarta, salah satu pendamping dari teknologi Biotani memaparkan, dalam peningkatan hasil panen yaitu padi, pihak dari Biotani telah melakukan pendampingan kepada petani. Sehingga bisa melakukan SOP penerapan teknologi biotani, agar bisa menghasilkan panen yang berlipat.

“Dengan cukup mengunakan pupuk kimia 50 persen dari biasanya kemudian dari teknolodi Biotani POCL dengan Fungisida dan Pestisida Nabati. Sehingga mampu menghasilkan yang berlipat dari biasanya sehingga mampu menambah kesejahteraan petani,” tutur Sunanwarta.

Di tambahkannya, sebelum memakai produk Biotani para petani saat pemupukan biasanya mengunakan pupuk kimia hampir Full 100 persen. Tapi setelah mengunakan teknologi Biotani pupuk kimia cukup hanya 50 persen, dan hasilnya berlipat dari sebelum mengunakan teknologi Biotani.

Sekadar informasi, Biotani merupak produk perusahaan yang salah satunya bergerak di bidang pupuk organik yang bertempat di Makassar, Sulawesi Selatan, yaitu PT Tunas Harmoni Abadi. Perusahaan ini mempunyai paket penerapan teknologi Biota, mulai dari pupuk cair organik lengkap, Pestisida Nabati dan fungisida organik. Yang mampu menghasilkan panen berlipat, dan biaya murah bagi petani, ramah lingkungan serta mudah pelaksanaanya. Dalam penerapan teknologi biotani per Ha hanya Rp. 1.300.000 sudah lengkap POCL,Fungisida organik dan Pestisida nabati.


Biota juga mempunya program bagi petani untuk bisa menerapkan teknologi Biota. Yaitu petani bisa mengajukan pinjaman pupuk kemitraan dp 50 % sisanya di bayar setelah panen adapaun info pemesanan bisa kontak bapak sunarwanta dengan no HP: 085350519871.(mur)

Related Articles

Back to top button