Buang Sampah Sembarangan Terancam Sanksi

FOTO BERSAMA: Bupati Kotim, H Halikinnor berfoto bersama pengurus Karang Taruna, belum lama ini.
FOTO BERSAMA: Bupati Kotim, H Halikinnor berfoto bersama pengurus Karang Taruna, belum lama ini.

SAMPIT,kalteng.co – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Halikinnor mengingatkan jangan ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Bagi yang tetap bandel membuang sampah sembarangan, maka ada ancaman sanksi tegas yang akan diberikan. “Kita ada peraturan daerah. Bagi masyarakat yang tertangkap membuang sampah sembarangan, makan akan diproses hukum,” tegas Halikinnor, Kamis (30/9).

Dia mengatakan, sanksi hukum itu diberlakukan untuk membuat efek jera kepada masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan. Untuk itu, dia meminta warga dapat membuang sampah ditempat yang telah disediakan. “Jangan buang sampah sembarangan karena pemerintah daerah sudah menyiapkan depo sampah di beberapa titik dekat dengan pemukiman warga,” terang Halikinnor.

Baca Juga:  Terkait Kenaikan Tarif Air 100 Persen, Dewan RDP dengan PDAM

Bupati menambahkan, untuk memaksimalkan pengangkutan sampah, ke depan tidak lagi melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), akan tetapi diserahkan kepada pihak ketiga dengan sistim lelang. “Di triwulan terakhir saya sudah perintahkan DLH untuk melelang pengangkut sampah. Itu dilakukan untuk memaksimalkan dalam pengangkutan sampah baik dalam kota maupun diliat seperti kecamatan yang berada di Kota Sampit,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim, Sanggul Lumban Gaol, menjelaskan, selama ini Perda sampah sudah ada, namun penegakannya yang belum maksimal. Terlebih kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih rendah.

“Dalam penegakan Perda sudah ada instansi yang membidanginya, yakni Satpol PP. Sehingga seharusnya Satpol PP yang melakukan penegakan Perda sampah dan menindak pelanggarnya,” jelas Sanggul.

Baca Juga:  Turunkan Level PPKM, Dinkes Kotim Kebut Vaksinasi

Dengan tegasnya penindakan pelanggar aturan, diharapkan masyarakat, tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan. Sehingga harapannya Kotim bersih dan sehat dapat tercapai. (sli/ans)