Pemkab Kotim Berencana Akan Bangun RSJ

BERBINCANG: Bupati Kabupaten Kotim H Halikinnor berbincang dengan drg Bunyamin Kumila saat meninjau RSUD dr Murjani Sampit, beberapa waktu lalu.
BERBINCANG: Bupati Kabupaten Kotim H Halikinnor berbincang dengan drg Bunyamin Kumila saat meninjau RSUD dr Murjani Sampit, beberapa waktu lalu./BAH

SAMPIT ,KALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berencana akan membangun Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dengan menggunakan bangunan eks Akademi Keperawatan (Akper) yang berada di belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.

“Rencananya bangunan Eks Akper akan dibuat rumah sakit jiwa, karena bangunan tersebut tidak terpakai dan kami berupaya maksimal agar Rumah Sakit Jiwa tersebut bisa beroperasi pada tahun 2023 mendatang,” kata Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor, Jumat (5/11).

Menurutnya hingga saat ini Kabupaten Kotim belum memiliki Rumah Sakit jiwa (RSJ), sementara pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di daerah ini terbilang cukup banyak bahkan ada yang sampai di pasung, dan selama ini ODGJ yang ada ini dirawat keluar daerah seperti di Palangkaraya dan Banjarmasin.

“Sementara belum adanya rumah sakit jiwa di Kabupaten di Kotim, maka Dinas Kesehatan melalui Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani untuk melakukan pengecekan kesehatan dan pengobatan terhadap ODGJ sebelum di rawat ke rumah sakit Palangka Raya atau Banjarmasin,” ujar Halikin.

Dirinya juga mengatakan untuk menangani ODGJ yang ada di daerah ini, maka ia  memerintahkan pihak Dinas Sosial, untuk mendata dan melakukan pendekatan kepada keluarga ODGJ, hal itu merupakan upaya untuk menghindari adanya pemasungan terhadap ODGJ di daerah ini, karena beberapa waktu lalu ada seorang laki-laki yang mengalami gangguan jiwa dipasung selama 5 tahun. 

“Karena posisinya ODGJ ini serba salah kalau dilepas akan membahayakan dirinya sendiri bahkan membahayakan orang lain. Tetapi kalau dipasung itu seolah-olah tidak manusiawi. Melihat kondisi itu mudah-mudahan hasil koordinasi dengan dinas sosial keluarganya bersedia untuk dilakukan perawatan di RSJ baik yang ada di Palangka raya ataupun Banjarmasin,” tutupnya. (bah/ans).