Perayaan Natal tanpa Open House

Ketua DPRD Kotim Rinie

SAMPIT, kalteng.co-Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie mengatakan, perayaan Hari Raya Natal tahun ini menjadi berbeda dibanding tahun sebelumnya. Pasalnya, perayaannya di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat membatasi semua kegiatan guna mencegah penyebaran virus corona.

“Tahun ini kami meniadakan open house. Pada awalnya kami berencana melaksanakannya, tetapi karena kondisi pandemi belum berakhir, niat itu kami urungkan. Kami memilih patuh pada anjuran pemerintah untuk menghindari kerumunan massa karena berpotensi terjadi penularan virus mematikan itu,” ujar Rinie, Senin (21/12).

Menurutnya, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 ini memang harus menerapkan prokes secara ketat, sehingga silaturahmi secara langsung disarankan dihindari agar tidak ada kontak erat yang bisa memicu penularan.

“Memang berat tahun ini. Sehingga kita memang harus meniadakan kegiatan silaturahmi segala macam yang biasanya kami gelar. Ini semata-mata untuk kebaikan bersama memutus penularan dan klaster baru Covid-19,” ucap Rinie.

Politisi PDIP ini terus memantau perkembangan Covid-19 di daerah ini. Menurutnya, grafik perkembangan sangat tidak menentu sehingga harus terus diwaspadai karena kadang jumlahnya bisa meledak tinggi.

“Saya aktif memantau perkembangan Covid-19, kadang angka positif bisa banyak. Maka dari itu bagaimana kita bersama-sama menekan angka positif itu, dengan tetap melaksanakan anjuran pemerintah dengan disiplin prok,” tutupnya.(bah)