Program Alat Berat Bisa Berdampak Positif Sektor Pertanian

PANEN RAYA: Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Rudianur (dua dari kanan) beserta Bupati H Halikinnor dan Wakil Bupati Irawati serta forkopimda saat panen raya, belum lama ini.
PANEN RAYA: Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Rudianur (dua dari kanan) beserta Bupati H Halikinnor dan Wakil Bupati Irawati serta forkopimda saat panen raya, belum lama ini.

SAMPIT,kalteng.co- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Rudianur mengatakan program alat berat yang dicanangkan Bupati Halikinnor dan Wakil Bupati Irawati akan berdampak positif terhadap sektor pertanian. Karena dengan adanya alat berat dapat membuka lahan yang masih kosong. Karena sektor pertanian saat ini menjadi harapan untuk menjaga ketahanan pangan di Bumi Hambaring Hurung.

Terlebih saat pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini. Upaya ini juga sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan di Kotim. “Dengan adanya program alat berat yang diadakan Pemerintah Kabupaten Kotim diharapkan tidak hanya sekadar urusan infrastruktur, tetapi juga bisa menggarap potensi pertanian. Sehingga upaya peningkatan produksi pertanian akan membawa dampak positif terhadap kesejahteraan para petani,” kata Rudianur, Jumat (15/10).

Menurut dia, potensi pertanian di Kotim masih sangat besar. Peluang pasarnya juga terbuka lebar seiring pertambahan jumlah penduduk yang berdampak pada peningkatan kebutuhan pangan. Maka peningkatan produksi pertanian ditujukan untuk meningkatkan pendapatan para petani.

“Kami juga meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian terus membantu para petani meningkatkan produksi pertanian, khususnya di wilayah selatan yang saat ini menjadi lumbung padi daerah ini. Bantuan tersebut seperti alat produksi pertanian, pupuk, dan bibit yang sangat dibutuhkan agar petani bisa menjalankan pertanian dengan baik,” ungkapnya.

Politikus Partai Golkar ini juga mengatakan, selain bantuan fasilitas pertanian tersebut, bantuan pendampingan oleh penyuluh juga sangat dibutuhkan agar para petani bisa mengatasi masalahmasalah teknis yang muncul, baik itu gangguan hama dan kendala alam yang bisa mengancam keberhasilan maupun tingkat kualitas hasil panen.

“Kami yakin sektor pertanian saat ini masih menjadi andalan untuk menopang dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kotim, khususnya di wilayah selatan daerah ini, maka dari itu sektor pertanian harus terus ditingkatkan, dan pemerintah daerah harus membantu petani secara maksimal sehingga hasil panen padi dapat lebih meningkat lagi,” tutupnya. (bah/ens)