
SAMPIT,kalteng.co – Akibat Sawah yang terendam banjir, para petani di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gagal panen dan kerugian mencapai hingga miliaran rupiah. Pasalnya sawah yang terendam luasannya mencapai 3.500 hektare.
“Para petani di Desa Lampu yang mengalami kerugian miliaran rupiah akibat sawah yang terendam banjir, karena tanaman padi warga hampir rata-rata gagal panen,” kata Kepala Desa Lampuyang, Muksin saat dikonfirmasi melalui handphone selularnya, Minggu (23/5).
Ia mengatakan musibah banjir kali ini merupakan yang terbesar selama 10 tahun terakhir. Karena kondisi cuaca saat ini tidak bisa di prediksi, sehingga menyulitkan para petani hingga belum sempat melaksanakan panen sedangkan tanaman padi milik para petani sendiri saat ini sudah ada yang menguning, namun musibah banjir lebih dulu datang, hingga tidak sempat melakukan panen, dan mengakibatkan kerugian yang lumayan cukup besar.



