Warga Kotawaringin Timur Beri Makan Buaya Muara yang Muncul di Permukiman

SAMPIT, Kalteng.co – Seekor buaya muara sepanjang 1,5 meter muncul di kawasan permukiman warga di Jalan Hj Imran, Gang Merpati, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Buaya tersebut telah terlihat sejak dua hari terakhir, terutama pada malam hari, dan menjadi perhatian warga setempat.
Salah satu warga, Jamiat, mengungkapkan bahwa kemunculan buaya ini tidak membuat masyarakat takut.
“Buaya ini sudah muncul dalam dua hari terakhir, terutama pada malam hari. Kami tidak merasa takut atau was-was, jadi biasa saja,” ujarnya, Kamis (23/1/2025).
Menurut Jamiat, buaya itu tampak jinak dan belum menunjukkan tanda-tanda agresif. Bahkan, warga memberinya makanan.
“Saat buaya muncul, kami memberinya lontong, isi perut ayam, dan ikan. Mungkin buaya itu kelaparan, makanya muncul di kawasan ini,” tambahnya.
Buaya yang terlihat di Sungai Mentawa ini, menurut warga, berbeda dengan buaya yang biasanya muncul di kawasan muara laut.
“Buaya di dekat muara laut biasanya lebih ganas, tapi yang di sini tampaknya tidak terlalu berbahaya,” kata Jamiat.
Ia juga menyebut bahwa sebelumnya, pada tahun 2024, buaya lain sempat muncul di kawasan ini dengan ukuran tubuh yang lebih besar, mencapai 2 meter.
“Kalau pihak berwenang mau menangkap buaya ini, silakan. Tapi kalau tidak ditangkap, juga tidak masalah,” pungkasnya.
Sementara itu, Komandan BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari warga terkait kemunculan buaya tersebut.
Pada Rabu (22/1/2025), tim BKSDA mendatangi lokasi untuk melakukan observasi.
“Berdasarkan keterangan warga, buaya ini telah muncul dalam dua hari terakhir, terutama malam hari,” jelasnya.
Menurut Muriansyah, buaya sepanjang 1,5 meter itu merupakan buaya muara. Pihaknya berencana kembali ke lokasi untuk memastikan apakah buaya tersebut masih muncul.
“Jika buaya muncul lagi, kami akan mencoba menangkapnya menggunakan teknik jerat,” ungkapnya.
Muriansyah juga menyatakan bahwa buaya ini berbeda dari buaya yang terlihat pada tahun 2024, yang berukuran lebih besar.
“Buaya yang muncul tahun lalu diperkirakan sudah lebih besar dibandingkan buaya yang dilaporkan warga saat ini,” tutupnya.(oiq)
EDITOR: TOPAN



