Berbagi Kebahagiaan, REL-BRP Sediakan Makanan Sahur Gratis Selama Ramadan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Bulan Ramadan bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Banyak orang memanfaatkan bulan yang mulia dan penuh keistimewaan ini untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan demi mendapatkan amal – pahala dari Allah SWT.

Amal kebaikan bisa dalam bentuk apapun. Seperti memberikan makanan atau takjil berbuka kepada umat muslim yang sedang menjalan ibadah puasa salah satunya contohnya.

Seperti dilakukan Relawan Berbagi Rezeki Palangka Raya (REL-BRP), mendirikan warung sedekah sahur gratis kepada warga, full selama di bulan Ramadan.
Warung yang berlokasi di salah satu sudut Jalan Letjen Suprapto dan buka sejak pukul 02.00 WIB ini selalu ramai dikunjungi warga. Baik itu warga kota setempat ataupun pengendara roda dua maupun empat yang tengah melintas perjalanan keluar kota, singgah ke warung sedekah sahur gratis yang sudah berbagi sejak tahun 5 tahun yang lalu ini.
Ahmad Khairudin selaku Ketua Rel BRP menuturkan, warung sedekah sahur gratis dibuka untuk membantu warga yang kesulitan mencari makanan sahur. Selain menjadi wahana berbagi, warung sedekah sahur gratis ini juga menjadi wadah bersilaturahmi.
“Warung sedekah sahur gratis ini buka sejak pukul 02.00 WIB. Makanan yang disiapkan’pun setiap harinya berbeda-beda, dan sehat untuk di konsumsi. Bagi warga yang kesulitan mendapatkan makanan sahur, ayo datang ke warung sedekah sahur gratis, kita sahur bersama-sama,” ajak Ahmad, Minggu (16/04/2023).
Sementara itu, Muhammad Syauqie salahsatu pengunjung yang datang ke warung sedekah sahur gratis, memberikan apresiasi sekaligus ucapan terimakasih kepada Rel BRP atas keikhlasannya membantu warga di dalam menyiapkan makanan sahur gratis.
Syauqie mendoakan, apa yang dilakukan oleh bapak Ahmad Khairudin bersama 14 rekannya di bulan suci dan mulia ini, segala doa-doa yang di panjatkan kepada Allah SWT dapat terkabul.
“Apa yang dilakukan Rel BRP ini sangat luar biasa dan layak menjadi contoh untuk semua. Kita dapat menyimpulkan, apa yang dilakukan oleh bapak Ahmad dan 14 rekannya, yang tidak hanya muslim namun juga non muslim, bahwa dalam hidup, janganlah lupa dengan saudara-saudara kita yang tengah menghadapi kesulitan, bantu sesuai kemampuan di dasari ketulusan dan keikhlasan,” tutup Syauqie. (pra)



