Ekonomi Bisnis

Bongkar Muatan Komoditas Impor US$10,95 Juta

PALANGKA RAYA, kalteng.coBongkar muatan komoditas impor Kalimantan Tengah dari seluruh negara mitra dagang selama Maret 2021 mencapai US$10,95 juta. Di lakukan melalui Pelabuhan Sampit senilai US$9,33 juta (82,66 persen), Kumai US$1,02 juta (10,57 persen), Pulang Pisau US$0,52 juta (3,59 persen), dan Tanjung Perak US$0,46 juta (3,18 persen).

“Di banding nilai impor pada Februari 2021, terjadi peningkatan bongkar muatan impor di tiga pelabuhan bongkar di Kalimantan Tengah. Ada juga penurunan di satu pelabuhan bongkar di luar Kalimantan Tengah,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimatan Tengah Eko Marsoro.

Menurut dia, aktivitas bongkar muatan impor di Pelabuhan Sampit mengalami peningkatan senilai US$7,50 juta (409,84 persen). Pelabuhan Kumai meningkat senilai US$0,64 juta (168,42 persen). Pelabuhan Pulang Pisau meningkat senilai US$0,52 juta (tidak ada transaksi impor di Fabruari 2021).

Berita Terkait……Impor Provinsi Kalimantan Tengah Dari Empat Negara

“Sementara itu, Pelabuhan Tanjung Perak menurun senilai US$0,15 juta atau 65,22 persen,” terangnya.

Di banding bulan yang sama tahun sebelumnya, nilai impor pada Maret 2021 melalui Pelabuhan Sampit, Kumai, Pulang Pisau dan Tanjung Perak meningkat. Peningkatan di Pelabuhan Sampit 733,04 persen, Pelabuhan Kumai mencapai 24,39 persen. Untuk Pelabuhan Pulang Pisau dan Pelabuhan Tanjung Perak, masing-masing senilai US$0,52 juta dan US$0,08, tidak ada transaksi impor di tahun 2020.

“Secara kumulatif, impor selama Januari–Maret 2021 di layani melalui Pelabuhan Sampit US$11,96 juta dan berkontribusi 82,66 persen dari total impor. Pelabuhan Kumai menduduki posisi kedua senilai US$1,53 juta dan berkontribusi sebesar 10,57 persen,” ungkapnya.

Eko menambahkan, untuk neraca perdagangan kegiatan ekspor-impor di Kalimantan Tengah tetap menunjukan nilai yang positif (surplus). Nilai surplus perdagangan luar negeri Maret 2021 turun 3,12 persen di banding bulan sebelumnya, dari US$214,18 juta menjadi US$207,49 juta.

Di banding bulan yang sama tahun sebelumnya, nilai surplus perdagangan luar negeri pada Maret 2021 mengalami peningkatan2,62 persen. Yaitu dari US$202,20 juta menjadi US$207,49 juta.

“Secara kumulatif juga terjadi peningkatan sebesar 23,46 persen. Dari US$529,05 juta (Januari–Maret 2020) menjadi US$635,15 juta (Januari–Maret 2021),” tandasnya. (aza)

Related Articles

Back to top button