Ratusan Miliar PAD Kalteng dari Rotan Diduga Bocor, Apa Penyebabnya?
PALANGKA RAYA, Kalteng.co -Sumber Daya Alam (SDA) Kalteng dalam bentuk rotan sangat melimpah. Bumi Tambun Bungai ini bahkan merupakan satu dari dua provinsi di Indonesia bersama Sulawesi yang memiliki kebun rotan alam maupun budidaya terbesar di dunia.
Di masa lalu, potensi SDA rotan ini, mampu menjadi penggerak sektor perekonomian masyarakat lokal. Banyak orang tua dari warga Suku Dayak yang mampu menyekolahkan putra-putrinya dengan mengandalkan kebun rotan.
Seiring semakin maraknya investasi masuk dalam sektor perkayuan, perkebunan hingga pertambangan, rotan menjadi kurang mendapat perhatian, lebih-lebih kebijakan pemerintah nasional, maupun lokal setempat kurang mendukung penggembangannya secara serius.
Jamalun Marbun, salah seorang pegiat rotan ramah lingkungan menyebutkan, saat ini perhatian pemerintah terhadap sektor rotan sudah benar-benar sangat memprihatinkan.
“Jangankan menyokong dan mendukung pengembangan industri-industri rotan, potensi PAD dari rotan yang jelas-jelas menghasilkan uang bagi daerah saja terabaikan,”kata Jamalun Marbun kepada Kalteng.co saat disambangi di Galery Rotannya di bilangan Jalan G Obos, Jumat (5/2/2021).
Menurut dia, tidak kurang dari ratusan miliar rupiah potensi PAD dari rotan ini setiap tahunnya seharusnya bisa masuk kas daerah. Namun nyatanya bocor dan tidak digarap secara serius.




