DISKOMINFOSANTIK KALTENG

DLH Kalteng Angkat Isu Lingkungan dalam Karnaval Budaya FBIM 2025

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah turut ambil bagian dalam memeriahkan Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2025 yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (18/5/2025).

Dalam kegiatan budaya terbesar di Bumi Tambun Bungai tersebut, DLH Kalteng menampilkan parade bertema “Harmoni Alam dan Budaya” sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan melalui pendekatan budaya lokal.

Gambar Kiri Gambar Kanan

Kepala DLH Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta, SE., S. Hut., MM., menjelaskan bahwa partisipasi DLH dalam FBIM merupakan strategi untuk mengintegrasikan pesan-pesan pelestarian lingkungan ke dalam ruang-ruang publik yang penuh antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami ingin menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari kebudayaan kita. Nilai-nilai kearifan lokal masyarakat adat Dayak dalam menjaga hutan, sungai, dan tanah adalah warisan budaya yang harus terus dirawat, dilestarikan, dan dikembangkan,” ujar Joni Harta.

Pada karnaval tersebut, DLH Kalteng menampilkan kontingen berpakaian adat berbahan daur ulang dan organik, simbolisasi keharmonisan manusia dengan alam. Selain itu, ditampilkan pula pesan edukatif mengenai pentingnya pengelolaan sampah, pelestarian hutan, serta upaya pengendalian perubahan iklim, yang disampaikan melalui media visual dan narasi sepanjang rute karnaval.

Menurut Joni, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi gaya hidup ramah lingkungan serta penguatan kampanye green culture dalam kehidupan sehari-hari.

“Momentum FBIM ini sangat tepat untuk mengajak masyarakat kembali pada filosofi hidup selaras dengan alam. DLH Kalteng akan terus mendorong pendekatan budaya dalam program-program lingkungan hidup, karena kami yakin pesan budaya lebih mudah diterima dan menyentuh hati masyarakat,” tambahnya.

Keterlibatan DLH Kalteng dalam FBIM 2025 menjadi bukti bahwa isu lingkungan semakin menjadi perhatian lintas sektor. Dengan menyatukan semangat budaya dan kesadaran ekologis, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya memajukan sektor pariwisata, tetapi juga menjaga keseimbangan alam dan budaya lokal. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button