Utama

Poltekes Kemenkes Palangka Raya Bagikan 23 Ribu Masker

Image Image

PALANGKA RAYA- Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Palangka Raya mengkampanyekan gerakan disiplin memakai masker di 12 titik, yang diawali dengan pembagian di Lokasi Bundaran Besar Kota Palangka Raya, Minggu (30/8).

Pembagian masker tersebut merupakan wujud ajakan kepada masyarakat Kalteng untuk membiasakan diri mengenakan masker di masa pandemi agar terhindar dari paparan virus corona (Covid-19).

Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Dhini MKes mengatakan, sebagai unit pelaksana teknis yang berada dibawah Kementerian Kesehatan maka pihaknya ⁰menjalankan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Kita juga bertanggungjawab kepada Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” katanya kepada Kalteng Pos saat itu.

Selain itu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai bidang yang menangani urusan kesehatan memiliki wewenang untuk memberikan pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan otonomi daerah yang, meliputi pemberian pedoman, bimbingan, pelatihan, arahan dan supervisi di bidang kesehatan.

“Oleh karena itu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui 38 Institusi Poltekkes Kemenkes yang tersebar di 33 Provinsi seluruh Indonesia bekerjasama menyelenggarakan Kampanye Nasional Penggunaan Masker,” tambahnya.

 Hal ini diwujudkan dalam pembagian 1.000.000 masker bagi seluruh masyarakat Indonesia guna memunculkan kepatuhan dan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan dalam pemutusan rantai covid 19.

“Hari ini kita dari Poltekkes Kemenkes Palangka Raya mendapat tugas untuk membagikan 23.000 masker dan memberikan edukasi penggunaan masker kepada masyarakat. Ini juga merupakan penugasan dari Kementerian Kesehatan sekaligus juga pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan tersebut terselenggara berkat Kerjasama Poltekkes Kemenkes Palangka Raya (Tim Satgas Covid 19, Tim Center of Excellent, dan Badan Eksekutif Mahasiswa), Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng serta 12 organisasi wanita, yaitu TP PKK Provinsi Kalteng, Dharma Wanita Persatuan (DPW) Provinsi Kalteng, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Provinsi Kalteng, Organisasi Muslimat Nahdlatul Ulama Provinsi Kalteng, Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PKWI) Provinsi Kalteng, Organisasi Aisah Provinsi Kalimantan Tengah, Dharma Pertiwi Cabang Kota Palangka Raya, Bhayangkari Pengurus Daerah Provinsi Kalteng, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Kalteng, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalteng, Persit Kartika Chandra Kalteng serta Himpunan PAUD Provinsi Kalteng.

Baca Juga:  Kepsek SMP Dikeroyok Tiga Oknum Guru, Pemicunya Tidak Terima Dimutasi

Sementara Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Yulistra Ivo Sugianto Sabran mengatakan, dalam situasi saat ini peran kaum perempuan  dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 sangat dibutuhkan.

“Kita harus memiliki kepedulian dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan, dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Salah satu seperti yang dilakukan oleh Politeknik Kesehatan bersama beberapa unsur yang ada,” bebernya.

Oleh karena itu kegiatan ini sangat oenting untuk terus dilakukan kedepan, sehingga upaya menekan jumlah penyebaran virus corona dapat berjalan maksimal.

Untuk diketahui titik utama pembagian masker berada di Bundaran Besar dengan dihadiri 12 Organisasi Wanita. Titik lainnya terbagi di Pasar Kahayan, Pasar Besar, Sekitar Kampus Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, Bundaran Kecil, Pasar Rajawali, Jembatan Kahayan, Pasar Kameloh, Pasar Flamboyan, Pasar Depan Bank Mandiri, Taman Kota Depan Man Model, serta Bundaran Seth Aji.

Seluruh kegiatan ini telah mendapat izin dari Satgas Covid 19 Kota Palangka Raya dan sesuai protokol Kesehatan.

Kampanye pembagian masker pada saat itu  merupakan bagian dari 4 rangkaian kegiatan kampanye. Agenda pertama tentang penggunaan masker yang dilaksanakan pada 10 Agustus hingga 6 September 2020. Agenda kedua tentang cuci tangan pakai sabun yang dilaksanakan 7 September sampai 6 Oktober 2020. Agenda ketiga tentang jaga jarak yang dilaksanakan 7 Oktober sampai 6 November 2020. Serta agenda keempat diakhiri dengan kampanye gabungan dari 3 M (Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) pada bulan November hingga Desember 2020 mendatang. (nue/b30/ala)

Image Image Image Image Image Image Image

Related Articles

Back to top button