
Bupati menambahkan, melalui rakor tersebut, seluruh pihak yang terkait di dalamnya di harapkan bisa saling bersinergi serta dapat mengantisipasi hal-hal yang bisa mengganggu keamanan di daerah.
Termasuk juga antisipasi terkait mudik lebaran yang di laksanakan oleh masyarakat. Warga di minta untuk menunda mudiknya sementara waktu karena masih dalam suasana pendemi Covid-19.
“Mari kita terus menjaga jaga protokol kesehatan. Jangan lengah. Selalu gunakan masker, jaga jarak, serta hindari kerukunan,” tegas dia.
Sementara itu Kapolres Sukamara AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana mengatakan, melalui kegiatan tersebut maka ada persamaan persepsi antara lintas sektor. Sehingga dalam menyambut bulan Ramadan dan hari raya Idulfitri pelaksanaanya bisa berjalan aman dan lancar.
“Karena saat ini kita masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga di perlukan pengaturan untuk pelaksanaan kegiatan. Terlebih saat mendekati hari raya Idulfitri,” kata I Gede Putu Dedy Ujiana.
Kapolres menambahkan, terkait teknis pelaksanaan kegiatan pengamanan menjelang hari raya Idulfitri secara spesifik akan di tuangkan dalam operasi ketupat pada Mei 2021. “Sesuai situasi dan kondisi yang ada,” tandasnya. (lan/art)



