Aktivis Dayak: Ada Kepentingan Elit Dibalik Polemik TBBR

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Aktivis Dayak menyebut ada kepentingan elit dibalik polemik TBBR. Dimana perseteruan antara Aliansi Masyarakat Adat Dayak Kalteng dengan TBBR masih terus bergulir.
Baru-baru ini, bahwa para masa aliansi tersebut dalam waktu dekat ini akan melaporkan Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) ke DAD Kalteng untuk melakukan peradilan adat.
Aktivis Dayak, Darmae Nasir mengatakan, bahwa keributan antara kedua belah pihak itu didasari oleh suatu persaingan dan juga adanya kepentingan yang dilakukan dalam maksud di balik ini.
“Kalau saya sih lihatnya itu cuma konflik persaingan dan juga kepentingan kepentingan elit,” katanya saat diwawancarai Kalteng.co pertelepon, pada Sabtu (4/12/2021) sore.
Lanjutnya, ia berterus terang merasa sangat kecewa aksi yang bawa-bawa Dayak itu. Soalnya yang tampil disitu itu siapa. Ia justru meragukan motivasinya apa memang benar membela Dayak.
“Kalau membela Dayak, ingin menjunjung hukum adat Dayak, ngomong begitu itu di tempat umum serta teriak menjelek-jelekan orang lain itu sudah melanggar hukum adat. Sudah bukan bagian dari budaya Dayak,” bebernya.



