Terima Penghargaan AK PWI, Bupati H Hendra Lesmana Hadiri Puncak HPN di Sulawesi Tenggara

NANGA BULIK, Kalteng.co – Bupati Lamandau H Hendra Lesmana menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) tahun 2022. Penghargaan di berikan acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022, di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Kegiatan yang di laksanakan secara virtual dari venue utama Masjid Al-Alam, Kendari, di ikuti oleh Presiden RI Joko Widodo, serta Duta Besar Negara-Negara tetangga, dan para tamu undangan lainnya.
Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, mengatakan, bahwa penghargaan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau dan juga semua stakeholder yang ada kaitan dengan ritual balalayah, sehingga lamandau berhasil meraih penghargaan AK-PWI Pusat tahun 2022.
“Terima kasih atas doa dan dukungan yang di berikan oleh seluruh elemen masyarakat Lamandau atas penyelenggaraan ritual adat Balalayah Pantang Pamali atau Menghalau Corona Dengan Budaya yang menjadikan Kabupaten Lamandau layak menerima penghargaan ini,” ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, usai menerima penghargaan AK PWI, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (9/2/2022).
Anugerah Kebudayaan PWI merupakan penghargaan bidang kebudayaan yang di berikan kepada Kepala Daerah. Karena di anggap berhasil dalam mencegah covid-19 di daerah melalui kearifan lokal, dan tradisi adat budaya.
Dalam hal ini Bupati Lamandau merupakan satu-satunya Kepala Daerah di Kalimantan Tengah yang menerima penghargaan tersebut. Sekaligus melegitimasi bahwa kita adalah bangsa atau masyarakat yang bisa di ketahui oleh warga negara yang lain. Melalui kebudayaan dan kearifan lokal warisan leluhur.
“Itulah yang menjadi poin kita, bahwa kita memiliki keberagaman yang bisa menjadi role model bagi daerah lain,” jelasnya.
Bupati meneruskan, budaya bisa menjadi solusi atas persoalan bangsa. Jadi bukan hanya tentang seni dan keragaman saja, namun juga menjadi solusi sekaligus peluang bangsa terhadap persoalan yang di hadapi.
“Di harapkan dengan penghargaan ini dapat memberi motivasi terhadap daerah lain. Untuk tetap melestarikan kebudayaan agar jangan sampai tergerus modernisasi zaman,” pungkasnya. (lan)



