Tidak Sampai 12 Jam, Warga Katingan Gantung Diri Lagi
KASONGAN, Kalteng.co – Tidak sampai 12 jam setelah peristiwa gantung diri di Jalan Kenangan Kasongan. Kini warga ibukota Kabupaten Katingan kembali dihebohkan dengan penemuan ada satu orang warga lagi, yang mengakhiri hidupnya dengan cara yang sama. Kali ini korbannya warga atas nama Leno B Jinu (48).
Peristiwa gantung diri kali ini terjadi di pinggir DAS Katingan Jalan Tewang Rusau Kelurahan Kasongan Baru Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan, pada Jumat (18/3/2022) sekitar pukul 05.30 wib. Akibat peristiwa dalam dua hari berturut-turut, ada dua warga Katingan yang tewas karena bunuh diri.
Untuk kejadian di Jalan Tewang Rusau, informasi yang didapat Kalteng Pos, kejadian ini pertama kali diketahui oleh salah seorang warga bernama Rusiawatie. Dimana ketika itu dia bangun tidur dan membuka pintu dapur, tanpa sengaja melihat ada orang tergantung di sebuah pohon di pinggir DAS Katingan.
Melihat hal itu, dia langsung memberitahukan kepada suaminya. Setelah dilihat, ternyata mereka mengenal korban.
Selanjutnya, kejadian ini kembali dilaporkan ke Polsek Katingan Hilir. Sejumlah petugas langsung ke TKP untuk melakukan penyelidikan dan mengevakuasi korban. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Mas Amsyar Kasongan.
Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo SH SIK MIK melalui Kapolsek Katingan Hilir AKP Eko Priono SH MH ketika dikonfirmasi menjelaskan, waktu mereka akan melakukan otopsi, pihak keluarga juga menolak, seperti peristiwa sebelumnya.
“Untuk barang bukti, kita telah mengamankan sebuah tali nilon, dan ember hitam yang berisi pisau kecil,” jelasnya.
Dari keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga korban, almarhum semasa hidupnya tidak serumah dengan istrinya.
“Kenangan dan riwayat korban di jelaskan oleh saksi, bahwa korban setiap paginya sering meminjam alat jala ikan miliknya yang di taruh di dapur barak tempat tinggalnya. Korban sebelumnya juga sudah lama mengurus istrinya yang sakit terkena penyakit kanker kista. Selain itu, korban juga ada mengeluhkan sakit usus buntu yang di deritanya kepada tetangganya. Ketika itu di sarankan untuk berobat. Jadi itu informasi yang kita dapatkan,” tandasnya.(eri)




