Apkasindo Bersilaturahmi dengan Kejati Kalteng
PALANGKA RAYA,kalteng.co – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalteng, DR Mukri SH MH, didampingi Wakil Kajati, Marang dan Asisten Intel, Abdillah beserta jajarannya, Rabu (4/11).
Ketua DPW Apkasindo Kalteng, Ir JMT Pandiangan SE MM mengatakan, petani sawit di Kalteng terdiri dari kelompok petani swadaya, petani plasma dan petani transmigrasi. Dari tiga kelompok ini, kelompok yang mengalami masalah serius yaitu petani swadaya dan petani plasma.
“Petani swadaya menghadapi masalah pencurian buah, pupuk subsidi dan bersengketa di kawasan hutan. Padahal lahan dibeli dari masyarakat sekitar atau masyarakat adat atas hak SKT. Sementara petani plasma tidak pernah mengetahui hasil kebun atau bahkan lokasi kebun, mereka juga harus pasrah dengan besaran hasil yang diberikan korporasi,” ungkapnya, saat silaturahmi tersebut.
Saat itu, Pandiangan juga menyampaikan rasa bangga dan hormatnya kepada Kajati dan seluruh rombongan. “Terima kasih karena telah bersedia menerima jajaran pengurus DPW Apkasindo Kalteng,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Kajati Kalteng, DR Mukri SH MH menyampaikan, ia sangat bangga dengan kehadiran Ketua DPW Apkasindo Kalteng beserta pengurus karena sudah bersilaturahmi dan berdialog dengan pihaknya.
Menurut dia, Kejaksaan Tinggi (Kejati) sangat terbuka, untuk berdiskusi tentang masalah-masalah yang dihadapi petani-petani kelapa sawit di Kalteng. Agar seluruh masalah-masalah yang ada diinventarisir oleh pengurus dan agar Kejati dapat melakukan kajian atas semua masalah.
Mengenai persoalan petani yang disampaikan Pandiangan, ia berharap, agar Apkasindo Kalteng dapat menelusuri tentang instansi atau badan yang mengurusi atau bertanggung jawab atas hal tersebut, dan tentang masalah kewajiban korporasi sesuai dengan Undang-Undang dan porsi.
“Sebab 20 persen dari luas kebun atau HGU harus diberikan pada petani plasma. Kami harap dapat ditelusuri, sehingga nanti kami dapat membantu Apkasindo dalam hal petani plasma ke depan,” tandasnya. (kom/yan/b5/aza)




