BeritaPEMKAB LAMANDAU

Penghapusan Tekon, Ini Dampaknya bagi Kinerja Pemkab Lamandau

NANGA BULIK, Kalteng.co-Rencana penghapusan tenaga kontrak (Tekon) akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau.

Sampai saat ini Pemkab Lamandau terus berupaya mencari solusi alternatif untuk mewaspadai dampak penghapus tekon tersebut yang jumlahnya mencapai sekitar 1800an orang di Kabupaten Lamandau.

Sekda Lamandau M Irwansyah mengatakan, rencana penghapusan tenaga kontrak ini tentunya akan berdampak pada kinerja Pemda mengingat Kabupaten Lamandau memiliki banyak Tekon, di sektor yang paling strategis yakni pendidikan dan kesehatan, serta lingkungan hidup.

“Jika dihapus, maka sektor yang paling berdampak adalah bidang pendidikan dan kesehatan, serta lingkungan hidup, karena tiga sektor itu banyak memiliki tenaga kontrak saat ini, sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Daerah,” ujar Sekda Lamandau M Irwansyah, saat dikonfirmasi awak media, belum lama ini.

Sekda meneruskan, dengan kebijakan penghapus tersebut,  maka secara tidak langsung akan berdampak pula pada pelayanan kesehatan dan bidang pendidikan di Kabupaten Lamandau.

“Terlebih pemenuhan bidang pendidikan dan kesehatan saat ini menjadi program prioritas Bupati Lamandau sesuai dengan RPJMD yang ada, yakni untuk menyiapkan 1 desa dua tenaga kesehatan, dan lima guru,” jelasnya.

Ditambahkannya, jumlah tersebut baru dianggap ideal, dalam rangka memenuhi pelayanan masyarakat di desa khususnya yang di wilayah pelosok. Untuk itu diperlukan kebijakan untuk mensiasati kebijakan penghapusan tenaga kontrak di daerah.

Sekda menegaskan, pada dasarnya pemerintah daerah mendukung penuh kebijakan dari pemerintah pusat, namun demikian, pihaknya berharap dengan dilaksanakannya RDP bersama DPRD beberapa waktu lalu.

Hal ini, lanjutnya, bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk memberikan kelonggaran di daerah tertentu, sesuai dengan kemampuan SDM yang dimiliki, kebutuhan, serta urgensinya di masing-masing daerah.

Untuk diketahui dari 1800 lebih tenaga kontrak yang ada di kabupaten Lamandau, 300 lebih merupakan tenaga pendidik seperti guru dan lainnya, 400 lebih untuk tenaga kesehatan, dan 300 lebih tenaga kebersihan dan pertamanan bidang lingkungan hidup. Sedangkan sisanya tersebar di bidang administrasi dan umum. (lan)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button