Gerdayak Kalteng Sesalkan Aksi Geram Hina Simbol Negara
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ketua Ormas Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kalteng)Yansen Binti menyesalkan aksi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Merdeka (Geram) yang dinilai telah menghina simbol-simbol negara, dengan cara membakar foto Gubernur dan Wakil Gubernur saat memakai atribut lengkap.
“Kami sangat menyayangkan sikap adik-adik mahasiswa kemarin yang membakar simbol-simbol negara. Kami ingatkan agar jangan terjadi lagi. Jangan mencontoh aksi anarkis unjuk rasa di luar sana, karena kita disini menunjung tinggi Belum Bahadat dan falsafah Huma Betang,” ucap Yansen saat dikonfirmasi Kalteng.co usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94, Jumat (28/10/2022).
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa bisa menyampaikan sampaikan aspirasi dengan elegan atau melalui forum dialog. Karena menurutnya, penyampaian aspirasi didepan publik tidak melanggar atau terikat dengan aturan hukum, dalam arti siapapun bisa menyampaikan pendapat dengan cara demokratis, namun harus tetap mengedepankan sopan santun, bermoral serta beretika.
“Terus terang sebagai anak Pejuang, saya tidak terima kalau simbol-simbol negara dihina. Kami tidak melarang penyampaian aspirasi, tapi sampaikan aspirasi dengan baik. Masyarakat kita Kalteng memiliki cara-cara musyawarah dan dialog dalam menyuarakan aspirasi, dimana duduk bersama berdialog, bukan dengan cara anarkis membakar-bakar simbol negara atau menghina penjabat-penjabat negara,” ujarnya.
Kendati demikian, mahasiswa adalah generasi penerus bangsa dan dipundak generasi muda terdapat tangungjawab pembangunan kedepan. Sehingga dalam menyampaikan pendapat atau aspirasi didepan publik, diharapkan mahasiswa tidak menggunakan cara-cara yang dianggap anarkis.
“Mahasiswa adalah kaum terpelajar, jadi jangan gunakan cara-cara anarkis dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat, terlebih di Kalteng. Karena di Kalteng adalah Huma Betang, yakni mengedepankan semangat saling menghargai, hidup rukun, musyawarah dan mufakat serta dialog,” pungkas mantan Anggota DPRD Kalteng periode 2014-2019 ini.(ina)




