Keunikan Ikan Lele sebagai Komoditas Unggulan di Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. H. Darliansjah, M.Si., memaparkan berbagai keunikan ikan lele yang menjadikannya salah satu komoditas unggulan perikanan di wilayah tersebut. Dalam penjelasannya, ia mengungkapkan sejumlah karakteristik khas ikan lele yang memberikan nilai tambah, baik dari segi budidaya maupun ekonomi.
“Ikan lele memiliki kumis atau sungut di bagian depan bibirnya. Sungut ini berfungsi sebagai alat peraba dan navigasi, terutama di perairan keruh. Kemampuan ini memungkinkan lele bertahan hidup dan mencari makanan dengan lebih efisien,” ujar Darliansjah, Rabu (4/12/2024).
Selain itu, ikan lele memiliki tubuh tanpa sisik yang dilapisi lendir, membuatnya licin dan tahan terhadap serangan predator. Bentuk tubuhnya yang memanjang juga memberikan kemampuan bergerak lincah di perairan sempit.
“Struktur tubuh seperti ini tidak hanya melindungi ikan lele dari bahaya, tetapi juga mempermudah adaptasi di berbagai jenis perairan,” tambahnya.
Keunikan lain terletak pada sirip punggung dan sirip anus yang memanjang, memberikan stabilitas saat berenang. Lele juga dikenal bersifat nokturnal, lebih aktif pada malam hari untuk mencari makan dan bersembunyi di tempat gelap saat siang hari.
“Pemahaman sifat nokturnal ini sangat penting bagi para pembudidaya. Memberikan pakan pada malam hari dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mendukung keberhasilan budidaya,” jelas Darliansjah.
Dengan berbagai keunikan ini, ikan lele mampu bertahan dan berkembang biak baik di habitat alami maupun hasil budidaya, menjadikannya pilihan utama dalam sektor perikanan di Kalimantan Tengah. (pra)
EDITOR : TOPAN




