BeritaDPRD KALTENGLEGISLATIF

DPRD Kalteng Dorong Kolaborasi untuk Mencegah Konflik Masyarakat Adat dan Perusahaan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk mencegah konflik antara masyarakat adat dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kalimantan Tengah.

Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah, investor, masyarakat, dan lembaga legislatif sangat krusial dalam menjaga harmoni dan keseimbangan pembangunan.

“Konflik antara masyarakat adat dan perusahaan seringkali terjadi karena kurangnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara semua pihak yang berkepentingan,” ujar Bambang, Senin (21/10/2024).

Pentingnya Kolaborasi

Bambang menjelaskan bahwa dengan adanya kolaborasi, setiap pihak dapat saling mengawasi dan mengingatkan akan kewajiban serta tanggung jawabnya masing-masing. “Jika semua berjalan sesuai koridor, potensi konflik dapat diminimalisir dan iklim investasi yang kondusif dapat tercipta,” tambahnya.

Masyarakat Adat dan Investasi: Saling Menguntungkan

Bambang juga menekankan bahwa kehadiran investasi tidak boleh merugikan masyarakat adat. Sebaliknya, investasi harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, seperti pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.

“Investasi yang baik adalah investasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Masyarakat adat harus diberdayakan dan hak-hak mereka harus dijamin,” tegas Bambang.

Untuk mencegah terjadinya konflik yang berkepanjangan, Bambang meminta agar regulasi terkait pengelolaan sumber daya alam diperketat dan ditegakkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap aktivitas usaha dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak merugikan lingkungan maupun masyarakat.

Pencegahan konflik antara masyarakat adat dan perusahaan merupakan tantangan yang kompleks. Namun, dengan adanya komitmen dari semua pihak untuk bekerja sama dan saling menghargai, serta didukung oleh regulasi yang kuat, konflik dapat dicegah dan pembangunan yang berkelanjutan dapat terwujud di Kalimantan Tengah. (pra)

Related Articles

Back to top button