Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru Agama, Wakasek Kesiswaan: Pelaku Saat Ini Sudah Tidak Mengajar di SMPN 8 Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Media sosial kembali dihebohkan oleh beredarnya video dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum guru terhadap mantan muridnya.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @ceuceudian dan dengan cepat menyita perhatian publik.
Dalam video yang kini viral itu, tampak seorang pria berinisial RI dalam posisi pasrah. Ia disebut-sebut sebagai guru agama di SMP Negeri 8 di Palangka Raya. Namun, pihak SMPN 8 Palangka Raya segera memberikan klarifikasi terkait kabar tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 8 Palangka Raya, Cacah menegaskan, bahwa pria atau oknum guru berinisial RI itu sudah tidak lagi mengajar di sekolah mereka.
“Untuk oknum guru yang viral tersebut, kami tegaskan di sini bahwa yang bersangkutan sudah tidak lagi mengajar di lingkup SMPN 8 Palangka Raya,” ujarnya saat dikonfirmasi di sekolahnya.
Ia menjelaskan, bahwa RI yang berstatus sebagai PNS itu telah dipindahkan ke salah satu Sekolah Dasar (SD) yang berada di kawasan Kompleks Mendawai, Kota Palangka Raya.
Pemindahan ini, menurutnya, dilakukan karena kebutuhan tenaga pengajar agama Islam yang mendesak di sekolah tersebut, sementara di SMPN 8 Palangka Raya justru kelebihan guru pada bidang tersebut.
“Sudah selama satu tahun terkahir ini tidak lagi mengajar di SMPN 8 Palangka Raya, selama mengajar disini yang bersangkutan terlihat baik-baik saja tidak ada tersangkut masalah apapun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Cacah menyayangkan penyebutan nama SMPN 8 Palangka Raya dalam video yang beredar.
“Itu sangat mengecewakan dan membuat kami sangat terpukul. Nama baik sekolah ikut tercoreng,” tuturnya.
Pihak sekolah juga mengungkapkan bahwa mereka akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya untuk menentukan langkah lanjutan terkait kasus yang tengah menjadi sorotan ini.
“Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (oiq)




