DPRD KOTA PALANGKA RAYAKabar DaerahLEGISLATIF

Rana Muthia: Wisuda Tak Wajib, Jangan Bebani Orang Tua!

PALANGKA RAYA, Kalteng.co — Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya dari Fraksi Partai NasDem, Rana Muthia Oktari, menyampaikan sikap tegas terkait maraknya kegiatan wisuda di tingkat pendidikan dasar yang dinilai membebani orang tua siswa secara ekonomi.

Menurutnya, wisuda bukanlah kegiatan wajib dan tidak diatur dalam regulasi resmi, sehingga tidak seharusnya dipaksakan, apalagi sampai menimbulkan tekanan finansial bagi keluarga siswa.

“Ini perlu ditegaskan: tidak ada satu pun aturan yang mewajibkan sekolah melaksanakan wisuda. Jadi, jangan jadikan tradisi ini sebagai ajang pamer atau pemborosan. Jika sampai membebani orang tua, itu keliru,” tegas Rana, Selasa (20/5/2025).

Ia menilai, kegiatan wisuda semestinya menjadi momen apresiasi yang sederhana dan bermakna, bukan berubah menjadi ajang seremonial yang memaksakan pengeluaran besar, seperti sewa gedung, kostum, dokumentasi, dan lainnya.

“Jangan sampai hanya karena ikut-ikutan, orang tua yang penghasilannya pas-pasan harus mengorbankan kebutuhan lain yang lebih penting. Kami minta pihak sekolah benar-benar peka dan punya empati,” katanya.

Rana juga mendorong Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk melakukan evaluasi dan membuat pedoman yang jelas agar kegiatan non-akademik seperti wisuda tidak menjadi beban sosial tahunan.

“Sekolah dan komite harus duduk bersama, terbuka dalam komunikasi. Bila tetap ingin melaksanakan, carilah cara yang tidak memberatkan. Buat perpisahan yang sederhana tapi berkesan. Jangan hanya mengejar formalitas dan gengsi,” ucapnya.

Ia pun membuka ruang bagi masyarakat untuk melapor jika ada praktik pemaksaan wisuda atau pungutan yang dinilai berlebihan.

“Jika ada sekolah yang mengharuskan wisuda dengan biaya tinggi, silakan laporkan. Ini tidak bisa ditoleransi. Kami di DPRD siap menindaklanjuti,” tutup Rana dengan nada serius. (pra)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button