BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Sri Widanarni Ajak Maknai Tahun Baru Islam 1447 H sebagai Semangat Meningkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Publik

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, S.I.P., M.Si., mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat pesisir di Kalteng untuk menjadikan momentum hijriah ini sebagai titik awal dalam meningkatkan etos kerja, pelayanan publik, dan penguatan sektor kelautan serta perikanan daerah.

Dalam pernyataannya, Jumat (27/6/2025), Sri Widanarni menyampaikan bahwa nilai-nilai hijrah bukan hanya relevan dalam konteks keagamaan, tetapi juga dapat di implementasikan dalam dunia kerja dan pelayanan pemerintahan, terutama untuk mendorong produktivitas dan tata kelola sektor perikanan yang berkelanjutan.

“Tahun Baru Islam adalah momen reflektif untuk memperbaiki niat dan cara kerja kita. Dalam dunia pemerintahan, ini saat yang tepat untuk hijrah dari zona nyaman menuju budaya kerja yang lebih inovatif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Sri.

Ia menambahkan, bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam ketahanan pangan dan perekonomian Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai. Oleh karena itu, semangat pembaruan dalam pelayanan publik harus terus di jaga, termasuk dalam mendampingi nelayan, pembudidaya ikan, serta pelaku usaha perikanan kecil dan menengah.

Semua Pihak Harus Bersatu Menjaga Ekosistem Laut

“Hijrah itu artinya bergerak. Maka kita juga harus terus bergerak memberikan pelayanan terbaik, memperluas pendampingan kepada nelayan, serta memastikan kebijakan pemerintah benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Sri Widanarni juga menekankan, pentingnya menjalin sinergi antarlembaga dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perairan. Menurutnya, dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim, semua pihak harus bersatu menjaga ekosistem laut dan sungai, sebagai warisan untuk generasi mendatang.

“Kita berharap Tahun Baru Islam ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kesadaran menjaga alam, meningkatkan ketahanan pangan berbasis perikanan, dan membangun kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata,” lanjutnya.

Ia pun mengajak seluruh pegawai dan mitra Dinas Kelautan dan Perikanan Kalteng untuk menjadikan 1 Muharram 1447 H sebagai awal yang bersih—baik dalam niat, integritas, maupun pelayanan. Sri optimis bahwa dengan semangat baru, sektor kelautan dan perikanan di Kalteng akan semakin maju dan inklusif.

Menutup pernyataannya, Sri Widanarni berharap agar tahun baru Hijriah ini membawa kedamaian, keberkahan, dan kekuatan spiritual bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. (pra)

EDITOR : TOPAN

Gambar Kiri Gambar Kanan

Related Articles

Back to top button