Fairid Naparin Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan dalam Keberagaman di Momen Tahun Baru Islam 1447 H
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kota Cantik, Jumat (27/06/2025). Dalam momen penuh makna ini, Fairid mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dalam keberagaman, sebagai wujud nyata semangat toleransi dan persatuan yang telah lama menjadi identitas Palangka Raya.
Wali Kota Palangka Raya dua periode ini menyampaikan, bahwa tahun baru Islam merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri, sekaligus memperkuat komitmen membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat yang beragam.
“Kota Palangka Raya adalah rumah bersama bagi berbagai latar belakang suku, budaya, dan agama. Momentum 1 Muharram ini mari kita maknai sebagai ajakan untuk terus menjaga kebersamaan dalam keberagaman, demi menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh rasa saling menghormati,” ujar Fairid.
Fairid menilai, bahwa nilai-nilai hijrah dalam Tahun Baru Islam dapat diterjemahkan dalam semangat perubahan ke arah yang lebih baik—baik dalam hal perilaku, pelayanan publik, maupun dalam memperkuat hubungan sosial antarsesama warga.
Jadikan Tahun Baru Islam Sebagai Titik Awal Yang Lebih Baik
“Hijrah mengajarkan kita untuk meninggalkan hal-hal buruk menuju kehidupan yang lebih baik. Dalam konteks kebangsaan, ini berarti memperkuat solidaritas sosial, memperluas kepedulian, dan menanamkan rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga keharmonisan,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh tokoh lintas agama dan masyarakat sipil yang selama ini turut menjaga kondusivitas di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, dukungan dan peran aktif masyarakat sangat penting dalam membangun kota yang inklusif dan toleran.
Fairid berharap, tahun baru Islam 1447 H menjadi momentum yang mendorong semua pihak, termasuk pemerintah dan warga, untuk terus berkolaborasi menjaga kedamaian serta mempercepat pembangunan kota berbasis nilai-nilai kebersamaan.
“Mari kita jadikan Tahun Baru Islam ini sebagai titik awal yang lebih baik—bukan hanya dalam hal ibadah dan spiritualitas, tapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. Kita kuat karena bersatu, dan kita bersatu karena mampu menjaga kebersamaan dalam keberagaman,” pungkasnya. (pra)
EDITOR : TOPAN




