Heboh Video Istri Ngaku Disuruh Berhubungan dengan Pria Lain, Suami: Ini soal Luka Batin!

KALTENG.CO-Sebuah video viral di media sosial baru-baru ini menampilkan pengakuan mengejutkan dari seorang perempuan dalam sebuah acara kajian.
Ia mengklaim bahwa suami keduanya pernah menyuruhnya untuk poliandri dan bahkan melakukan hubungan badan dengan pria lain di depan matanya. Pernyataan ini sontak memicu kehebohan dan berbagai reaksi dari publik.
Pengakuan Viral yang Mengguncang Publik
Dalam tayangan yang kini tersebar luas (meskipun telah dihapus dari akun resminya), perempuan tersebut mengungkapkan, “Dan yang paling parahnya dia sampai berkali-kali menyuruh saya poliandri, ustaz. Suami saya yang kedua menyuruh saya berpoliandri dan menyuruh saya berhubungan badan dengan pria lain di depan matanya, ustaz.” Pengakuan ini sontak menjadi perbincangan hangat, memicu spekulasi dan perdebatan di kalangan netizen.
Suami Kedua Buka Suara: Luka Batin sebagai Akar Masalah
Tak tinggal diam, sosok yang disebut sebagai suami kedua, melalui akun Instagram @dikaperkasa_, akhirnya mengunggah video klarifikasi panjang. Ia menanggapi pernyataan viral tersebut dengan menekankan bahwa apa yang terjadi sebenarnya lebih kompleks dari sekadar narasi yang tersebar.
Menurutnya, permasalahan ini berakar dari luka batin mendalam sang istri yang belum pulih sepenuhnya dari pernikahan sebelumnya.
“Saya sudah melihat semuanya, video dari awal sampai akhir. Saya menyimak dari sudut pandang yang berbeda, bahwa ini adalah tentang luka batin yang sangat dalam selama 11 tahun pernikahan,” ujar @dikaperkasa_, dikutip Minggu (27/7/2025).
Dika mengklaim bahwa selama ini ia telah berusaha menjadi suami yang baik dan memenuhi segala kebutuhan istrinya, termasuk kebutuhan gawai atau peralatan elektronik baru. Namun, ia menyayangkan bahwa luka lama dari hubungan sebelumnya masih membayangi dan memengaruhi pernikahan mereka.
“Saya berikan. Apa pun itu saya turutin untuk istri saya, prioritas. Jadi terkadang kita menyembuhkan, kita sudah memberikan sesuatu yang terbaik sebagai seorang suami, tapi terjadi seperti ini. Itu memang hal pelajaran juga buat diri saya,” tambahnya.
Permohonan untuk Tidak Menghujat dan Dampak yang Terjadi
Dalam klarifikasinya, Dika juga mengimbau masyarakat untuk tidak menghujat siapa pun dalam kasus ini. Ia menyebut bahwa dirinya pun turut terluka, terutama karena pengorbanan besar yang telah ia lakukan dalam pernikahan mereka.



