Pangkalan Bun Jadi Tuan Rumah CFN Huma Betang Night, Ajang Kolaborasi Budaya dan UMKM Lokal

PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, menjadi saksi pelaksanaan perdana Car Free Night (CFN) Huma Betang Night yang di helat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu malam (2/8/2025). Gelaran ini sekaligus menandai perluasan program yang sebelumnya hanya berlangsung di Kota Palangka Raya.
Ribuan warga tumpah ruah memenuhi lokasi acara yang di isi pertunjukan seni, hiburan musik, dan bazar UMKM. Istimewanya, acara turut di hadiri selebritas nasional sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, yang menyapa hangat masyarakat Kobar.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dalam sambutannya mengatakan bahwa CFN Huma Betang Night bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal serta memperkuat ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap UMKM.
“Kita hadir di sini bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga menghidupkan kembali semangat kolektif menjaga warisan budaya, serta memberikan ruang ekspresi dan promosi bagi pelaku usaha kecil di daerah,” tegas Gubernur.
Acara yang di gelar tanpa kendaraan bermotor ini menghadirkan sejumlah penampilan menarik, mulai dari kesenian daerah, band lokal, hingga suguhan artis papan atas seperti Nella Kharisma dan Gilang “Juragan 99”. Antusiasme warga pun terlihat tinggi sejak sore hari.
Kegiatan Ini Membuka Peluang Bagi Potensi Wisata Daerah Dan Industri Kreatif Lokal
CFN Huma Betang Night juga menjadi bagian dari komitmen Pemprov Kalteng untuk mendorong pemerataan kegiatan positif lintas wilayah. Dengan hadir di luar ibu kota provinsi, di harapkan semua kabupaten/kota turut merasakan dampak langsung dari program kebudayaan dan pemberdayaan ekonomi ini.
Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, menyambut baik langkah tersebut dan menyebut acara ini sebagai jembatan strategis antara pelestarian budaya dan promosi destinasi lokal.
“Kegiatan seperti ini membuka peluang besar bagi potensi wisata daerah dan industri kreatif lokal. Kami sangat mendukung agar Pangkalan Bun terus menjadi bagian dari pergerakan budaya di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Huma Betang Night di Pangkalan Bun menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara budaya, ekonomi, dan partisipasi masyarakat bisa menjadi kekuatan bersama dalam membangun daerah berbasis identitas lokal. (pra)
EDITOR : TOPAN



