BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Dukung Transformasi Digital, Dinas PUPR Kalteng Ikuti Bimtek Penggunaan Aplikasi SRIKANDI

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program digitalisasi tata kelola pemerintahan. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau SRIKANDI yang di selenggarakan di Auala Dinas PUPR Kalteng, Senin (4/8/2025).

Bimtek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan kearsipan yang tertib, transparan, dan terintegrasi, sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasi SRIKANDI yang di kembangkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menjadi salah satu instrumen utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan modern melalui pengelolaan arsip secara digital.

Dalam kegiatan tersebut, para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah di berikan pelatihan langsung mengenai tata cara penggunaan aplikasi, proses penciptaan arsip dinamis, klasifikasi arsip elektronik, hingga manajemen penyimpanan dan pengamanan dokumen digital.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, ST., MTP., menyambut baik pelaksanaan bimtek tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas ASN dalam pengelolaan arsip digital sangat penting di tengah era keterbukaan informasi dan kemajuan teknologi.

Bimtek Ini Momentum Memperkuat Sinergi Antar Perangkat Daerah

“Kami mendukung penuh transformasi digital yang di canangkan pemerintah. Melalui aplikasi SRIKANDI, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan dokumen dan arsip di Dinas PUPR dapat berjalan lebih efisien, akuntabel, serta sesuai standar nasional kearsipan. Ini juga bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan publik,” ujar Juni Gultom.

Ia juga menambahkan, bahwa digitalisasi kearsipan bukan hanya menyangkut perubahan sistem, tetapi juga perubahan budaya kerja dan mindset aparatur. Oleh karena itu, di perlukan pelatihan berkelanjutan agar ASN dapat beradaptasi dengan teknologi sekaligus menjaga integritas dan keamanan informasi.

Dinas PUPR Kalteng sendiri telah mulai mengimplementasikan beberapa layanan berbasis digital dalam lingkup internal maupun eksternal. Keikutsertaan dalam bimtek SRIKANDI ini di harapkan menjadi langkah awal yang konsisten menuju terwujudnya sistem pemerintahan yang paperless, efisien, dan berorientasi pelayanan prima.

Bimtek ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam menerapkan sistem kearsipan yang terintegrasi di seluruh lini pemerintahan daerah. Ke depan, Dinas PUPR berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan digitalisasi yang berkelanjutan demi kemajuan tata kelola pemerintahan di Provinsi Kalimantan Tengah. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button