BeritaHukum Dan Kriminal

Bocah Hanyut di Sungai Kahayan Ditemukan Meninggal

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Upaya pencarian terhadap bocah perempuan berinisial AN (5) yang dilaporkan hanyut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, Desa Pamarunan, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban mandi di Sungai Kahayan bersama kakaknya, sebelum tiba-tiba terseret arus dan tenggelam. Keluarga dan warga setempat sempat melakukan pencarian awal, namun korban belum berhasil ditemukan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian dan perangkat desa, yang selanjutnya diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana mengatakan, pihaknya menerima laporan dari anggota Tagana Pulang Pisau dan segera mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian.

“Begitu informasi kami terima, tim langsung diberangkatkan untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan,” ujarnya, Minggu (15//2/2026).

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 07.20 WIB oleh pihak keluarga yang turut melakukan penyisiran di sekitar lokasi awal kejadian. Jasad korban terlihat mengapung tidak jauh dari titik korban dilaporkan tenggelam. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan konfirmasi dan evakuasi.

Ia menambahkan, korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi awal dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Setelah dipastikan identitasnya, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.

Dalam operasi tersebut, lima personel Basarnas diterjunkan. Meski arus sungai relatif tenang, kondisi air yang keruh menjadi kendala utama dalam proses pencarian, khususnya saat penyelaman. Selain itu, lokasi kejadian yang berada di area blank spot turut menyulitkan komunikasi antar tim di lapangan.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. Kepala Kantor SAR Palangka Raya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras hingga korban berhasil ditemukan. Dengan demikian, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, termasuk menggunakan alat keselamatan seperti pelampung. Para orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian antara lain Polsek Kahayan Tengah, Koramil Kahayan Tengah, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Tagana Kabupaten Pulang Pisau, aparat desa, keluarga korban, serta masyarakat setempat,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button