BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGEKSEKUTIFPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Herson B. Aden: KHBS Jadi Program Prioritas Pemprov Kalteng 2026

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Data Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Kegiatan berlangsung di Aula Lewu Pancasila, Dinas PMD Provinsi Kalteng, Jalan Brigjen Katamso No. 9 Palangka Raya, Rabu (20/8/2025).

Rakor ini di laksanakan menindaklanjuti surat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 800/685/DPMDes/VII/2025 tanggal 31 Juli 2025 tentang Permintaan Data Desa Program Kartu Huma Betang Sejahtera.

Dalam sambutannya, Herson menegaskan bahwa ujung tombak pelaksanaan program KHBS adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Dinas Sosial (Din sos).

“Kita mengharapkan pada anggaran 2026 nanti, teman-teman di PMD dan Din sos sudah memasukkan perencanaan kegiatan dan anggaran untuk mendukung Kartu Huma Betang Sejahtera,” ucapnya.

Lebih lanjut, Herson menjelaskan bahwa dalam program KHBS terdapat delapan program utama yang harus di uraikan dan di sinergikan dengan seluruh SOPD terkait.

Gubernur Mengharapkan Lahirnya Program Ini Dari Desa

“Tujuan Kartu Huma Betang Sejahtera ini adalah memastikan program berjalan sesuai visi misi serta menciptakan mekanisme koordinasi yang baik, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” jelasnya.

Herson juga menyampaikan, Rakor yang di ikuti sekitar 300 peserta ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mindset sejak awal, agar implementasi program di tingkat kabupaten hingga desa dapat berjalan optimal.

“Gubernur mengharapkan lahirnya program ini dari desa. Tidak boleh ada desa yang terabaikan dalam pelaksanaan program pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial bagi masyarakat Kalteng,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kalteng, H. Aryawan, menambahkan bahwa KHBS di targetkan dapat berjalan paling lambat tahun 2026. “Pada 29 Agustus nanti kita harapkan sudah ada gambaran data yang valid sebagai dasar pelaksanaan program,” pungkasnya. (pra)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button