Marak Penipuan Catut Nama Pejabat di Katingan, DPRD Minta Pemerintah Bentuk Satgas Khusus!

KASONGAN, Kalteng.co-Tingginya angka penipuan yang mencatut nama pejabat daerah di Kabupaten Katingan menuai respons keras dari wakil rakyat. Anggota DPRD Katingan, Sugianto, meminta dan mendorong pemerintah daerah tidak hanya sebatas mengimbau, tetapi juga mengambil langkah konkret untuk melindungi masyarakat.
Menurutnya, penipuan ini telah menimbulkan keresahan luas, terutama di kalangan bendahara, guru, dan kepala desa. “Ini bukan lagi sekadar kasus kriminal biasa, tetapi sudah mengarah pada ancaman serius terhadap keamanan dan ketertiban di masyarakat. Pemerintah tidak bisa hanya mengeluarkan imbauan, harus ada tindakan nyata,” ujar Sugianto kepada awak media pada Selasa (9/9/2025).
Sugianto menyarankan agar pemerintah daerah, bekerja sama dengan aparat kepolisian, membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mengusut tuntas para pelaku penipuan. Dia menyoroti modus operandi yang memanfaatkan teknologi seperti WhatsApp untuk menipu, yang seringkali membuat korban terpedaya.
“Modus penipuan ini sangat canggih dan merusak. Pelaku bisa saja berada di mana saja. Oleh karena itu, diperlukan tim khusus yang fokus untuk melacak dan menangkap para penipu ini,” tambahnya.
Dia juga menekankan pentingnya edukasi digital kepada masyarakat, terutama di daerah pelosok. Pemerintah kata Sugianto, perlu gencar mensosialisasikan ciri-ciri penipuan dan cara verifikasi yang benar agar masyarakat tidak menjadi korban.
“Kami di DPRD siap mendukung penuh jika diperlukan untuk program edukasi dan pembentukan satgas. Keamanan warga adalah prioritas utama. Kita harus pastikan setiap warga Katingan terlindungi dari ancaman ini,” tegasnya.
Sugianto berharap, dengan langkah proaktif dari pemerintah, kasus penipuan semacam ini dapat segera diberantas hingga tuntas.(eri)



