Kirimkan Bantuan, Wanda Hamidah Rela Berlayar ke Gaza, Alami Insiden Kapal Bocor di Tengah Laut

KALTENG.CO–Wanda Hamidah, nama yang tidak asing di dunia hiburan Tanah Air, kembali menunjukkan sisi kemanusiaannya yang luar biasa. Tidak hanya dikenal sebagai aktris dan model, Wanda juga aktif sebagai aktivis kemanusiaan.
Baru-baru ini, ia bergabung dalam rombongan untuk memberikan bantuan langsung kepada warga Gaza, Palestina. Perjalanan ini bukan sekadar donasi finansial, melainkan juga sebuah dedikasi jiwa dan raga untuk membantu mereka yang telah lama menderita akibat konflik.
Misi Kemanusiaan yang Penuh Tantangan
Perjalanan menuju Gaza bukanlah hal mudah. Wanda bersama rombongan memilih jalur laut, berlayar dari Italia dengan harapan bisa mencapai tujuan. Misi ini seolah menjadi simbol tekad mereka yang tak tergoyahkan. Namun, di tengah perjalanan yang penuh harapan, insiden tak terduga terjadi.
Kapal yang mereka tumpangi mengalami kebocoran. Air mulai masuk ke dalam, memaksa rombongan untuk mengambil keputusan sulit. Seperti yang diungkapkan Wanda melalui video di akun Instagram @mhuseingazaofficial, mereka terpaksa memutar balik.
“Kita berlayar dari pelabuhan Portopalo Sisilia menuju Gaza. Di tengah perjalanan kapal kita bocor, air masuk ke dalam. Sudah setengah jalan, kita terpaksa balik ke sini (pelabuhan Portopalo) karena yang paling dekat,” tuturnya.
Tekad Kuat di Balik Rintangan
Meskipun menghadapi rintangan besar, semangat Wanda tidak surut. Perbaikan kapal tidak bisa langsung dilakukan karena para pekerja sedang libur akhir pekan. “Kapal kita harus diperbaiki dan ini hari Sabtu, kapalnya harus diperbaiki tapi orang kerja hari Senin,” jelas Wanda.
Kondisi tersebut membuat mereka harus bermalam dengan seadanya. Namun, Wanda mengaku sudah siap dengan segala risiko. Baginya, perjuangan ini adalah bentuk tawakal dan ikhlas. “Saya sudah lillahi ta’ala, tawakal, 100 persen akan tetap ke Gaza pakai kapal yang dibenerin atau kapal lain,” katanya.
Satu hal yang menarik, di tengah situasi sulit dan banyaknya rombongan yang mabuk laut, Wanda menjadi satu-satunya yang tidak mengalaminya. Hal ini seolah menjadi kekuatan tambahan baginya untuk terus berjuang.
Lebih dari Sekadar Bantuan Finansial
Perjuangan Wanda Hamidah ini mengajarkan kita bahwa bantuan kemanusiaan tidak selalu tentang uang. Keterlibatan langsung, pengorbanan waktu, tenaga, dan bahkan menghadapi risiko pribadi, adalah wujud nyata dari empati dan solidaritas. Aksi berani ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk lebih peduli terhadap isu-isu kemanusiaan global.
Keberanian Wanda Hamidah dalam menempuh perjalanan berbahaya demi warga Palestina menunjukkan bahwa ketulusan hati bisa melampaui segala rintangan.
Kisahnya adalah pengingat bahwa di balik sorotan kamera, ada jiwa-jiwa mulia yang siap berkorban demi keadilan. (*/tur)



