BABINSABeritaKALTENGTNI

Pangdam XXII/Tambun Bungai Ucapkan Dirgahayu ke-80 Korps Infanteri TNI Angkatan Darat: Wujudkan Prajurit PRIMA Bersama Rakyat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu ke-80 untuk Korps Infanteri TNI Angkatan Darat, yang di peringati setiap tanggal 9 Oktober.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Semangat besar untuk memperkuat profesionalisme dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”.

Dalam pernyataannya, Kamis (9/10/2025) Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan bahwa momentum hari jadi Korps Infanteri merupakan wujud penghargaan atas sejarah panjang perjuangan para prajurit infanteri sejak masa kemerdekaan hingga era modern saat ini.

“Dirgahayu Infanteri TNI Angkatan Darat ke-80. Mari kita wujudkan prajurit dan satuan infanteri yang PRIMA — Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif — bersama rakyat dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat,” ujar Mayjen TNI Zainul Arifin dalam pesannya.

Ia juga menekankan, bahwa infanteri adalah jantung kekuatan TNI Angkatan Darat. Dalam setiap operasi militer, baik untuk perang maupun dalam tugas operasi selain perang, satuan infanteri selalu menjadi ujung tombak dalam menjaga stabilitas keamanan dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI.

“Sejak lahirnya pada 9 Oktober 1945, Korps Infanteri telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa. Tidak hanya dalam pertempuran, tetapi juga dalam membantu masyarakat di masa damai — mulai dari tanggap bencana, bakti sosial, hingga program ketahanan pangan di daerah,” tambah Pangdam.

Kekuatan Infanteri Tidak Hanya Di Ukur Dari Kemampuan Tempur

Sebagai bagian dari Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen Zainul Arifin mengajak seluruh prajurit di jajaran Kodam untuk menjadikan peringatan ini sebagai motivasi dalam meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme. Ia berharap para prajurit infanteri dapat terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar keprajuritan seperti setia, berani, dan pantang menyerah.

“Kekuatan infanteri tidak hanya di ukur dari kemampuan tempur, tetapi juga dari kemanunggalannya dengan rakyat. TNI lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan akan selalu bersama rakyat,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-80 Infanteri TNI AD tahun 2025 juga menjadi refleksi atas komitmen TNI Angkatan Darat dalam membangun kekuatan pertahanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika ancaman global. Dengan semangat “Infanteri PRIMA”, TNI AD terus memperkuat modernisasi alutsista, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan strategi pertahanan yang berbasis pada kemampuan teritorial dan kemitraan masyarakat.

Mayjen TNI Zainul Arifin menutup pesannya dengan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada para prajurit TNI di seluruh penjuru Tanah Air.

“Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Tengah, untuk bersama menjaga persatuan dan keamanan wilayah. Dirgahayu Korps Infanteri ke-80, semoga infanteri selalu jaya, tangguh, dan menjadi kebanggaan bangsa,” tuturnya. (pra)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button