KALTENG.CO-Pencairan bantuan sosial (Bansos) menjadi kabar yang paling dinantikan masyarakat di awal tahun ini. Memasuki Januari 2026, pencarian informasi mengenai Program Keluarga Harapan (PKH) tahap awal mulai meningkat.
Bagi Anda Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sangat penting untuk memeriksa status kepesertaan secara berkala. Hal ini bertujuan agar Anda mengetahui pasti kapan dana bantuan masuk ke rekening atau bisa diambil di titik bagi.
PKH 2026 Tetap Berlanjut, Tidak Dihentikan!
Menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai isu penghentian bantuan di akhir tahun 2025, Pemerintah secara tegas membantah kabar tersebut. Program Keluarga Harapan (PKH) dipastikan tetap berjalan di tahun 2026.
Target sasaran bantuan ini tetap menyasar 10 juta keluarga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan sosial bagi keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan dan kelompok rentan.
Rincian Nominal Bantuan PKH Berdasarkan Kategori
Besaran dana PKH yang diterima setiap KPM berbeda-beda, tergantung pada komponen yang ada dalam keluarga tersebut. Penyaluran dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan (per kuartal) melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) serta PT Pos Indonesia.
Berikut adalah rincian bantuan PKH per tahap:
| Kategori Penerima | Nominal per Tahap |
| Ibu Hamil / Menyusui | Rp 750.000 |
| Anak Usia Dini (0–6 Tahun) | Rp 750.000 |
| Lansia (di atas 60 Tahun) | Rp 600.000 |
| Penyandang Disabilitas Berat | Rp 600.000 |
| Siswa SMA | Rp 500.000 |
| Siswa SMP | Rp 375.000 |
| Siswa SD | Rp 225.000 |
Cara Cek Penerima Bansos PKH Tahap 1 2026
Untuk memastikan apakah Anda masih terdaftar sebagai penerima manfaat di tahun 2026, Anda tidak perlu datang ke dinas sosial. Cukup gunakan ponsel Anda melalui dua cara resmi berikut:




