BeritaHukum Dan KriminalKALTENGNASIONALPalangka RayaUtama

Penganiayaan Istri dan Anak di Palangka Raya Tuai Kecaman Keras Pemuda Pancasila

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Aksi penganiayaan berat yang dilakukan seorang suami berinisial FR (30) terhadap istri dan anaknya sendiri menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut dinilai sebagai perbuatan keji dan tidak berperikemanusiaan.

Peristiwa memilukan itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Danau Mare V, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, pada Selasa (20/1/2026). Korban diketahui adalah sang istri berinisial MER (28) dan anak ketiganya yang masih balita, AWF (8 bulan).

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif. Bayi berusia delapan bulan itu bahkan turut menjadi sasaran kekerasan, sehingga menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung, dengan tegas mengecam tindakan pelaku. Ia menilai perbuatan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga melukai nilai-nilai kemanusiaan dan moral.

“Ini adalah tindakan biadab yang tidak bisa ditoleransi. Kekerasan terhadap istri, apalagi terhadap bayi yang tidak berdaya, merupakan kejahatan serius dan harus dihukum seberat-beratnya,” tegas Bush Valentino Lambung, Rabu (21/1/2026).

Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan agar memberikan efek jera bagi pelaku serta perlindungan maksimal bagi korban.

“Kami mendesak aparat kepolisian agar memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku tanpa kompromi. Negara harus hadir melindungi perempuan dan anak dari kekerasan,” ujarnya.

Bush Valentino Lambung menambahkan, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan berani melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga di lingkungan sekitar.

“KDRT bukan urusan pribadi, melainkan persoalan kemanusiaan. Jika dibiarkan, maka korban akan terus berjatuhan,” pungkasnya. (oiq)

KADIN KALTENG
https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button