BeritaDPRD KALTENGLEGISLATIF

Faridawaty Darland Atjeh Dukung Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak, Tekankan Peran Penting Orang Tua

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, menyatakan dukungannya terhadap wacana pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur. Kebijakan tersebut dinilai penting sebagai langkah perlindungan terhadap generasi muda dari dampak negatif arus informasi di dunia digital.

Menurut Faridawaty, perkembangan teknologi informasi saat ini membuat anak-anak semakin mudah mengakses berbagai platform digital. Tanpa pengawasan yang memadai, kondisi tersebut berpotensi membuka peluang bagi mereka untuk terpapar konten yang belum sesuai dengan usia dan tingkat kedewasaan.

Ia menjelaskan, bahwa media sosial memang memiliki banyak manfaat, terutama dalam hal penyebaran informasi dan pengetahuan secara cepat. Namun di sisi lain, tidak semua informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.

“Media sosial memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi. Tetapi kita juga harus menyadari bahwa tidak semua konten yang beredar sudah terverifikasi dengan baik,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Legislator DPRD Kalteng dari fraksi Partai NasDem itu menilai, anak-anak masih memiliki keterbatasan dalam memahami dan memilah informasi yang beredar di ruang digital. Karena itu, pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur dinilai sebagai langkah preventif untuk meminimalisasi dampak negatif.

Faridawaty juga menekankan, bahwa upaya perlindungan anak di dunia digital tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif dari keluarga, khususnya orang tua.

Menurutnya, orang tua harus berperan aktif dalam mengawasi aktivitas anak saat menggunakan gawai maupun media sosial, sekaligus memberikan pemahaman mengenai penggunaan internet secara bijak. “Pendampingan dari orang tua sangat penting. Anak-anak perlu diarahkan agar menggunakan teknologi secara positif dan tidak terjebak pada konten yang tidak bermanfaat,” tegasnya.

Ia berharap, kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan aman bagi generasi muda di Kalimantan Tengah. (pra)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button