Bupati Tegaskan Tiga Pilar Utama Jaga Marwah ASN

MUARA TEWEH,Kalteng.co – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Arena Terbuka Tiara Batara, Rabu (25/3), saat Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar apel gabungan sekaligus halal bihalal. Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) tampak hadir dengan seragam dinas rapi, melepas rindu setelah libur panjang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Momen yang berlangsung hangat ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan, tetapi juga dimanfaatkan secara maksimal oleh Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, untuk memberikan arahan strategis serta penegasan terkait etika profesi dan kedisiplinan aparatur. Dalam amanatnya, orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang itu menyoroti pentingnya menjaga marwah atau kehormatan instansi sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Bupati Shalahuddin secara lugas mengemukakan tiga pilar utama yang harus menjadi pegangan setiap ASN dalam menjalankan tugas kedinasan. Ketiga pilar tersebut, menurutnya, merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membangun birokrasi yang berintegritas.
“Menjaga marwah itu penting. Itu adalah harga diri kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Bagaimana menjaganya? Pertama, kita harus bekerja keras sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, kita harus berani menyampaikan kebenaran, apa pun risikonya, karena kebenaran adalah landasan utama kepercayaan publik. Dan ketiga, berperilaku yang baik, santun, dan penuh keteladanan di mana pun aparatur bertugas, baik di kantor maupun di tengah masyarakat,” tegas Shalahuddin.
Lebih lanjut, bupati menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan bukanlah bentuk pembatasan, melainkan koridor yang melindungi ASN itu sendiri serta memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan bahwa keberanian menyampaikan kebenaran harus didasari oleh data dan fakta yang akurat, serta disampaikan melalui mekanisme yang tepat.
Sementara itu, perilaku santun menjadi cerminan utama budaya birokrasi di Barito Utara yang dikenal ramah dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal. “Saya ingin kita semua kembali dengan semangat baru. Libur telah usai, sekarang saatnya kita buktikan bahwa ASN Barito Utara adalah garda terdepan dalam membangun daerah. Jadikan momen saling memaafkan ini sebagai pembersih hati agar kita bisa bekerja sama lebih solid lagi ke depannya,” imbuhnya. (hms)



