BABINSABeritaTNI

Dandim 1016/Palangka Raya Hadiri Peletakan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda di Habaring Hurung

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Komandan Kodim (Dandim) 1016/Palangka Raya, Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, S.E., M.Han, menghadiri kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Jalan Bengaris II, Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Senin (6/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dandim turut mendampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., yang memimpin pelaksanaan video conference (vicon) ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda secara serentak di jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program strategis yang mendapat perhatian pemerintah pusat dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) dalam program pembangunan jembatan tersebut.

Sebagai unsur pelaksana di lapangan, Kodim 1016/Palangka Raya terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Kota Palangka Raya guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah, khususnya dalam membuka akses daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Menurutnya, kehadiran jembatan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan konektivitas antarwilayah, sehingga mempermudah mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian. “Dengan akses yang lebih terbuka, masyarakat akan lebih mudah memasarkan hasil bumi dan menggerakkan roda perekonomian, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Dulu Jembatan Kayu Sering Rusak

Ia juga berharap pembangunan ini mampu mengatasi kendala geografis yang selama ini menjadi hambatan utama bagi aktivitas warga, termasuk dalam hal pelayanan publik dan distribusi logistik. Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai. Jembatan Perintis Garuda direncanakan memiliki panjang 12 meter dengan lebar 2,5 meter dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu bulan.

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan dapat menjadi akses vital bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, seperti pengangkutan hasil pertanian dan mobilitas warga sehari-hari. Sementara itu, Dandim 1016/Palangka Raya Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo menyampaikan harapannya agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Kami mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh pihak agar pembangunan jembatan ini dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya. Pembangunan jembatan tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Salah seorang warga, Musair (63), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah dan TNI terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah mereka.

Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses terdekat bagi anak-anak menuju sekolah serta jalur utama menuju kebun warga. Selama ini, masyarakat hanya mengandalkan jembatan kayu swadaya yang kerap rusak dan membahayakan.

“Kami sangat bersyukur. Dulu jembatan kayu sering rusak, bahkan pernah ada mobil pick up jatuh ke sungai. Dengan adanya jembatan beton ini, kami merasa lebih aman dan aktivitas ke kebun juga lebih lancar,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan jembatan dapat segera rampung sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mendukung aktivitas sehari-hari. (pra)

https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button