EKSEKUTIFKabar DaerahPEMKAB BARITO UTARA

Bupati Shalahuddin Tegur Keras PT BDA Terkait Kerusakan Jalan

MUARA TEWEH, Kalteng.co-Sebuah insiden tak terduga terjadi saat rombongan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dan Wakil Bupati, Felix Sonadie Y. Tingan, tengah menempuh perjalanan menuju Benangin pada Rabu (14/1/2026).

Di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Km 30 arah Benangin, Bupati mendadak memerintahkan iring-iringan mobil berhenti setelah melihat kondisi jalan kabupaten yang memprihatinkan.

Bupati dan Wabup yang sedianya dijadwalkan menghadiri acara pemancangan tiang listrik di Benangin, terpaksa menunda sejenak agenda tersebut demi meninjau langsung kerusakan infrastruktur yang diduga akibat aktivitas pertambangan.

Investasi Jangan Merugikan Infrastruktur Publik

Di lokasi kejadian, Bupati Shalahuddin tampak geram melihat saluran pembuangan air dari area operasional PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang dialirkan secara sembarangan menuju badan jalan kabupaten. Genangan air tersebut dinilai menjadi pemicu utama cepatnya kerusakan jalan yang dilalui masyarakat luas.

“Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan pertambangan seperti BDA harus lihat-lihat. Jangan buang air sembarangan ke arah jalan kita. Kalau begini terus, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara yang dalam di hadapan jajaran Dinas PUPR.

Teguran Langsung di Pinggir Jalan

Ketegasan pimpinan daerah ini tidak berhenti pada imbauan. Saat sebuah mobil putih milik perusahaan melintas, Wakil Bupati Felix Sonadie langsung melambaikan tangan meminta kendaraan tersebut berhenti. Dua orang perwakilan perusahaan kemudian turun dan langsung berhadapan dengan Bupati.

“Siapa yang membuat begini? Tolong jangan asal buat saluran pembuangan air. Ini tidak benar, jalan kami jadi rusak. Semestinya air dibuang ke arah seberang, bukan ke badan jalan,” ujar Bupati langsung kepada pihak perusahaan di lokasi.

Menanggapi teguran tersebut, perwakilan perusahaan yang bertugas di bagian hauling mengaku tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut namun berjanji akan segera melaporkannya ke departemen terkait.

Dinas PUPR Bertindak Cepat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang ikut serta dalam rombongan, membenarkan bahwa titik pembuangan air tersebut tersebar di beberapa lokasi sepanjang jalan.

“Kami diperintah langsung oleh Bupati dan Wabup untuk segera menutup lubang-lubang pembuangan air tersebut. Kami akan menyurati dan memanggil pihak perusahaan secara resmi agar segera membenahi sistem drainase mereka,” jelas Iman Tofik.

Pihak PUPR memastikan bahwa proses penutupan saluran air yang merusak jalan tersebut akan dikebut dalam beberapa hari ke depan agar kerusakan tidak semakin meluas.

Respons Pihak Perusahaan

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti teguran dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Pihaknya mengakui telah menerima surat terkait permasalahan tersebut.

“Iya benar, tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki sistem pembuangan air di area jalan tersebut secepatnya,” pungkas Simson singkat.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para investor di Barito Utara agar tetap mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan dan pemeliharaan infrastruktur publik dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. (hms)

Related Articles

Back to top button