Ada Unsur Rap! Simak Fakta Menarik di Balik Proses Kreatif Lagu ‘Sederhana’ Sheila on 7

KALTENG.CO-Menandai tiga dekade perjalanannya di industri musik tanah air, grup band legendaris asal Yogyakarta, Sheila on 7, resmi meluncurkan karya terbaru mereka bertajuk “Sederhana”. Single ini bukan sekadar lagu baru, melainkan sebuah refleksi mendalam mengenai gaya hidup di era modern.
Dirilis di bawah bendera 507 Records, lagu ini mulai mengudara di berbagai platform musik digital sejak Rabu, 6 Mei 2026. Perilisan ini terasa sangat emosional karena bertepatan dengan hari ulang tahun Sheila on 7 yang ke-30 sejak terbentuk pada tahun 1996 silam.
Mengangkat Isu “Kebutuhan vs Keinginan”
Eross Candra, sang gitaris sekaligus pencipta lagu, mengungkapkan bahwa “Sederhana” lahir dari pengamatannya terhadap tantangan hidup anak muda saat ini. Di tengah gempuran tren konsumtif, lagu ini hadir sebagai pengingat untuk kembali ke prinsip dasar hidup secukupnya.
“Pesan dari lagu kami ini adalah mengajak semua orang untuk hidup sesuai porsinya dan tetap bisa berbahagia,” ujar Eross saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Eross, kunci kebahagiaan terletak pada kemampuan seseorang dalam membedakan mana yang benar-benar menjadi kebutuhan dan mana yang sekadar keinginan. Ia meyakini bahwa dengan hidup tidak berlebihan atau “nggak neko-neko”, seseorang justru akan merasakan keberlimpahan kebahagiaan.
Eksperimen Unik: Sentuhan Rap yang Ikonik
Ada yang menarik dari proses kreatif lagu ini. Eross membeberkan bahwa “Sederhana” awalnya dirancang dengan unsur rap pada bagian verse. Namun, setelah melalui diskusi bersama Duta (vokal) dan Adam (bass), aransemen tersebut disesuaikan kembali.
“Duta dan Adam usul pada bagian verse diberi nada agar lebih terasa seperti karakter lagu-lagu Sheila on 7 lainnya,” jelas Eross.
Meskipun aransemen akhirnya lebih melodi, unsur rap tersebut tetap menjadi warna tersendiri. Ini merupakan kali kedua Sheila on 7 menyisipkan elemen rap dalam karya mereka, setelah sebelumnya sukses dilakukan dalam lagu hit “Pemuja Rahasia” dari album Pejantan Tangguh (2004).
Kado Spesial untuk Sheilagank
Bagi Duta, vokalis Sheila on 7, perilisan ini adalah kado istimewa bagi para penggemar setia, Sheilagank. Ia mengakui bahwa bandnya jarang merilis karya khusus untuk merayakan hari jadi.
“Awalnya memang Sheila on 7 nggak ada agenda apa-apa, jadi ini tentunya akan jadi sesuatu yang diingat sebagai kado istimewa untuk Sheilagank,” ungkap Duta.
Senada dengan Duta, Adam Subarkah menambahkan bahwa jadwal perilisan sebenarnya sempat direncanakan di awal tahun. Namun, demi menghormati kekhusyukan bulan suci Ramadan dan momen Lebaran, jadwal tersebut digeser hingga akhirnya secara kebetulan bertepatan dengan momentum emas 30 tahun mereka.
Kini, video lirik “Sederhana” sudah dapat dinikmati melalui kanal resmi YouTube Sheila on 7 TV. Lagu ini diharapkan tidak hanya menjadi teman nostalgia bagi pendengar lama, tetapi juga menjadi pegangan moral bagi generasi muda dalam menjalani hidup yang lebih bermakna. (*/tur)



