Kejar Predikat Kota Sehat, Pemko Fokus Benahi Sembilan Tatanan Penilaian

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk meraih predikat Kota Sehat dengan hasil maksimal. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari pembenahan fasilitas publik hingga penguatan sinergi antar perangkat daerah guna memenuhi seluruh indikator penilaian nasional.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan, target tersebut bukan semata-mata untuk mengejar penghargaan, melainkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Langkah ini kami ambil bukan sekadar demi mengejar penghargaan, melainkan sebagai wujud nyata pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Senin (21/6/2026).
Menurut Zaini, terdapat sembilan tatanan Kota Sehat yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Tatanan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, hingga pengelolaan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.
“Sembilan tatanan ini menjadi indikator utama dalam penilaian Kota Sehat. Karena itu seluruh perangkat daerah harus memahami perannya masing-masing agar setiap indikator dapat dipenuhi secara optimal,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan meraih predikat Kota Sehat tidak dapat dicapai apabila setiap organisasi perangkat daerah bekerja sendiri-sendiri. Diperlukan koordinasi dan kolaborasi yang kuat agar program yang dijalankan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Saya meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat sinergi dan bekerja secara terintegrasi. Dengan kolaborasi yang baik, target yang telah ditetapkan akan lebih mudah dicapai,” tegasnya.
Selain penguatan koordinasi internal, Pemko Palangka Raya juga terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas publik. Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain sanitasi, pengelolaan sampah, dan penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) yang memadai bagi masyarakat.
“Pembenahan fasilitas publik terus kami lakukan karena hal tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” jelas Zaini.
Meski demikian, ia menilai keberhasilan program Kota Sehat tidak hanya bergantung pada pemerintah. Kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup sehat menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan program tersebut.
“Tanpa dukungan masyarakat, upaya yang dilakukan pemerintah tentu tidak akan maksimal. Karena itu kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan membiasakan pola hidup sehat,” pungkasnya. (oiq)



