BeritaHukum Dan KriminalPalangka RayaPeristiwa

Kebakaran Warung di Mahir Mahar Km 10: Tidak Ada Korban Jiwa, Penyebab Masih Misteri

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Sebuah warung berbahan kayu berukuran sekitar 4 x 6 meter di Jalan Mahir Mahar Km 10, Kota Palangka Raya, hangus dilalap si jago merah pada Jumat (26/6/2026) dini hari. Saat kebakaran terjadi, bangunan tersebut diketahui dalam keadaan kosong.

Peristiwa itu terjadi di kawasan tepi Jalan Mahir Mahar, tepatnya di dekat sebuah mebel atau berseberangan dengan lokasi penjualan batako pres. Informasi mengenai kebakaran mulai menyebar ketika api sudah membesar dan menguasai seluruh bagian bangunan sekitar pukul 02.25 WIB.

Ketua BPK Kamboja, Sucipto mengatakan,pihaknya menerima informasi saat kobaran api sudah terlihat cukup besar. Kondisi bangunan yang didominasi material kayu membuat api dengan cepat melahap seluruh bagian warung.

“Saat kami menerima informasi, api sudah dalam kondisi besar dan hampir menguasai seluruh bangunan. Karena materialnya didominasi kayu, api sangat cepat membesar,” ujar Sucipto.

Ia menuturkan, relawan pemadam bersama sejumlah unit BPK lainnya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi bersama relawan lainnya untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya,” katanya.

Sucipto mengungkapkan, hingga proses pemadaman selesai, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Selain itu, identitas pemilik warung juga masih belum diketahui karena bangunan dalam kondisi kosong saat terbakar.

“Untuk penyebab kebakaran sampai sekarang masih belum diketahui. Begitu juga dengan identitas pemilik bangunan, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait,” ungkapnya.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, bangunan warung dilaporkan mengalami kerusakan total akibat ganasnya kobaran api.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran sekecil apa pun. Semakin cepat informasi diterima, semakin besar peluang api bisa dikendalikan sebelum membesar,” tutupnya. (oiq)

 

 

Related Articles

Back to top button