Habib: Listrik Jadi Penopang Berbagai Sektor, Pemulihan Gangguan Harus Dipercepat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Habib Sayid Abdurrahman, menegaskan bahwa ketersediaan listrik merupakan penopang utama berbagai sektor kehidupan masyarakat. Karena itu, ia meminta PT PLN (Persero) segera mempercepat pemulihan gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Menurut Habib, saat ini hampir seluruh aktivitas masyarakat bergantung pada pasokan listrik, mulai dari sektor pendidikan, pelayanan pemerintahan, layanan kesehatan, dunia usaha, hingga kebutuhan rumah tangga. Oleh sebab itu, gangguan listrik yang berlangsung cukup lama berpotensi menghambat berbagai aktivitas tersebut.

“Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang saat ini hampir tidak bisa dipisahkan dari berbagai aktivitas sehari-hari, baik untuk pendidikan, pelayanan publik, usaha, maupun kebutuhan rumah tangga,” ujarnya, Rabu(1/7/2026).
Ia menilai PLN, khususnya PLN UP3 Palangka Raya, perlu mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat. Semakin lama gangguan terjadi, semakin besar pula dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, pemadaman listrik tidak hanya mengurangi kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga proses belajar mengajar yang kini banyak memanfaatkan perangkat berbasis internet.
Habib mengungkapkan, DPRD Kalteng juga menerima berbagai laporan masyarakat mengenai dampak pemadaman tersebut. Salah satunya, seorang peserta ujian seleksi masuk perguruan tinggi di Palangka Raya gagal mengikuti ujian karena listrik padam sehingga jaringan internet terputus.
“Ini menjadi contoh nyata dampak yang dirasakan masyarakat. Kemungkinan masih banyak bentuk kerugian lain yang dialami warga akibat gangguan listrik tersebut,” katanya.
Karena itu, ia berharap tim teknis PLN dapat bekerja maksimal agar gangguan pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan segera teratasi. Di sisi lain, PLN juga diminta terus menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kebingungan.
“DPRD Kalteng akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan kelistrikan tersebut dan mendorong PLN untuk segera menyelesaikan seluruh kendala yang ada,” tegasnya. (bam)



